Elegi Merah Jambu

Elegi Merah Jambu

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 19, 2019
Bagi orang yang sedang jatuh cinta, tentu segalanya terasa indah. Semua terasa merah jambu. Bahkan tak jarang juga menolak kebenaran akan cinta yang salah padanya. Tapi pada hakikatnya, jatuh cinta itu tak selamanya menghadirkan cinta. Tak selamanya menghadirkan tawa. Tapi juga pasti menghadirkan luka. Fana merah jambu yang selalu terasa saat jatuh cinta, terkadang menyelipkan elegi yang tak fana. Jatuh cinta, kalau dipisahkan akan menjadi jatuh dan cinta. Bila disatukan tentu hasilnya bahagia. Tapi sadarkah? Jatuh cinta itu tak jauh beda dengan jatuh karena cinta. Buku ini menyajikan kumpulan puisi yang menggambarkan hati yang sedang jatuh cinta, dikhianati dan mengkhianati, ditinggalkan dan meninggalkan sepihak, benci yang kemudian jadi cinta, cinta yang kemudian jadi benci, dan berbagai perihal hati lainnya. Jadilah manusia yang cerdas dalam mengendalikan hati. Jatuh cinta? Boleh. Tapi jangan sampai jatuh karena cinta. Karena pada hakikatnya cinta itu membahagiakan bukan memeranakan.
All Rights Reserved
#851
jodoh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cool Man
  • Love Of Youth
  • Lelaki Pilihan (Selesai)
  • DikaRanggi
  • Cinta tak keliru (END)
  • SIMALAKAMA💋
  • Alice [Completed]
  • Sekali Lagi (End)
  • Yang Tertinggal
  • Pilau Cinta Ayunda (Completed✓)
Cool Man

Pertemuan singkat nan-kasar antara si gadis keras kepala dengan pria besar kepala yang diperjuangkan benar oleh cinta.- Aku diciptakan sebagai insan yang suci. Gagah serta perkasa sangat diciptakan bagi ku. Tubuh sempurna bak pangeran tampan sudah melekat dalam tubuh ku. Harta bahkan berlian seakan menjadi mainan membosankan bagi ku. Senyum tipis lalu mata yang lentik sanggup mengundang perempuan datang dihadapan ku. Mudah dan gampangan itulah mereka. Segala penantang yang tak sabaran dapat ku selesaikan setelah menang. Bukan dengan berdiam diri kesibukan ku. Tidak dengan membentak aku hidup. Punya cara yang kamu tidak ketahui. Punya rahasia yang pantang ku beri. Tantangan mu adalah tantangan ku. Pintarnya aku, tidak sepintar mengendalikan rasa cinta. Sebuah rasa yang selalu membuatku tertawa renyah akan rasanya. Hingga meyakinkan ku bahwa kini cinta telah datang terlambat. Hidup ku pergi saat aku tahu cinta sudah pergi dari hidup ku. Bukan dengan ego aku menangis. Aku menangis karena ku tahu jika dia pergi saat aku tahu arti rasa manisnya cinta. Kembalilah sayang disini aku berteduh dingin menunggu kamu hadir disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines