Menantu Idaman [On Going]

Menantu Idaman [On Going]

  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 23, 2019
"Of all the things people are worrying of about marriage life, having horrible parents in law might be the most avoided thing. They might bring your loved spouse to you, but how if they do not love you?" Marriage mungkin jadi salah satu kata yang paling populer dari daftar vocabulary tentang pernikahan lainnya yang bakal sering didengar oleh para almost 30-year-old ladies. Apalagi bagi Kiara, seorang wedding planner and organizer, yang sebenarnya juga worry dengan future marriage life-nya. It's kind of ridiculous thing ever when you work hard on planning your client's wedding, but you couldn't do the same on yours. Walaupun wedding dan marriage adalah hal yang berbeda, tapi bagi Kiara, dua-duanya harus sempurna. Wedding and marriage are supposed to be once in a lifetime, kalo disuruh memilih, orang-orang juga bakal lebih milih gagal dalam 'arrange a wedding' daripada gagal dalam 'build a marriage'. Then, saat kamu membayangkan bakal memulai semua itu, apa sih hal yang paling kamu pertimbangkan? Jadi pasangan idaman atau menantu idaman? Or you just worrying about your own parents, bisa nggak sih, kamu cari pasangan hidup yang bisa mereka terima sebagai menantu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet RomanShit
  • The Wings On The Bird (COMPLETED)
  • Pilau Cinta Ayunda (Completed✓)
  • Trial & Error
  • Plot Twist - Hartono's Fam [END]
  • [SUDAH TERBIT] Pit a Pat : Karena Tiap Detak Punya Cerita
  • Love Or Whatnot (FIN)
  • Truck of Love [taekook]
  • Di Atas Kasta
  • TEARS: Independent vs Gentleman

(Romantic - Comedy) Karena perjodohan yang dilakukan oleh sang ayah, Briana Aulia Wiratmaja jadi membenci Athala Kavi Gautama yang menjadi suaminya selama hampir dua tahun terakhir. Bri, begitulah perempuan itu biasa dipanggil, merasa hidupnya begitu nelangsa karena harus berpisah dengan sang kekasih tercinta akibat pernikahan mereka. Berkali-kali Bri meminta Athala untuk menceraikannya, tetapi berkali-kali pula Athala menolak dengan alasan janji kepada sang ayah dan mereka belum memiliki keturunan. Maka dengan segala kekesalan dan kebencian yang meluap, Bri akhirnya bertekad membuat onar, sengaja melakukan hal-hal yang Athala benci. Berharap laki-laki itu muak dan kemudian menceraikannya. Namun, Bri sadar bahwa ekspektasinya ternyata sia-sia. Athala masih tetap keukeuh pada prinsipnya tidak akan bercerai sebelum mereka punya anak. "Kalau kamu mau cerai, kamu harus berikan saya seorang keturunan dulu, baru saya kabulkan permintaan kamu." "Kamu udah gila? Mana mungkin aku mau punya anak dari kamu! Aku benci kamu dan kamu juga nggak cinta sama aku!" "Kalau begitu jangan mimpi kamu mau bercerai." "Kenapa kamu masih aja mau bertahan di pernikahan nggak sehat ini? Kamu beneran udah sakit jiwa!" "Karena ini satu-satunya cara saya untuk balas dendam sama kamu, istriku." -------------------------------------------- Warning!!! 🔞 Story with mature content, harsh words, skinship, high level of romance and adult, problematic character, mental illness, family issues (21+) copyright @poetryalexandria First publish May 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines