Indigo [SUDAH DITERBITKAN]

Indigo [SUDAH DITERBITKAN]

  • WpView
    Reads 224
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Gadis itu hanya bisa mengerjapkan matanya tak percaya. Tulisan yang terbubuh rapi itu lama-kelamaan semakin mengabur, seiring air matanya yang mulai merembes keluar. Kakinya mulai gemetar. Dan tubuhnya mulai lemas. Untuk beberapa saat ia hanya bisa berdiri mematung. Gadis itu memejamkan matanya perlahan, mengambil napas untuk menguatkan niatnya. Perlahan dia berbalik ke belakang. Dan mata sembabnya langsung bersitatap dengan bola mata sehitam jelaga yang selama ini menjadi penopangnya. Dia masih sama. Dia laki-laki yang sama. Dan mata itu masih menatapnya dengan cara yang sama. "Aku tau sejak awal kamu berbeda." Laki-laki itu tersenyum. "Kita tak sama. Itulah alasan mengapa kita tak bisa bersama."
All Rights Reserved
#16
gavriel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFIKA [ END✔ ]
  • ARDILA & DINAR
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Friendzone
  • ALSTARAN [END]
  • Strawberry
  • Amor Almira
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • Asing kembali Asing🌜🌚
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]

Cantik, pemberani, labil dan memiliki anger issues. Seperti itulah Afika di mata orang-orang. Suara hentaman, pukulan serta erangan sudah tak asing lagi di telinganya. Semenjak ia kenal dengan seorang pria bernama Sean, entah kenapa tiba-tiba saja Afika dihadapkan dengan banyaknya masalah. Namun di sisi lain, masih ada sosok Afkar yang dikenal sebagai cowok dengan penuh rasa sabar, ia terus berada di samping Afika baik dalam keadaan suka maupun duka. Ah, kalau bukan karena berhutang budi, Afkar juga enggan berurusan dengan gadis itu. "From now and on, your being my girlfriend, ok? Gue nggak terima penolakan, titik." "Lo itu lebih dari apapun di hidup gue, Fik. Jadi gak usah aneh-aneh deh, atau gue bakalan cepuin hal ini ke Bokap lo?" "Stress, pokoknya gue stress kenal lo semua! Gue muak!!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines