Indigo [SUDAH DITERBITKAN]

Indigo [SUDAH DITERBITKAN]

  • WpView
    LETTURE 223
  • WpVote
    Voti 8
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, mar 5, 2019
Gadis itu hanya bisa mengerjapkan matanya tak percaya. Tulisan yang terbubuh rapi itu lama-kelamaan semakin mengabur, seiring air matanya yang mulai merembes keluar. Kakinya mulai gemetar. Dan tubuhnya mulai lemas. Untuk beberapa saat ia hanya bisa berdiri mematung. Gadis itu memejamkan matanya perlahan, mengambil napas untuk menguatkan niatnya. Perlahan dia berbalik ke belakang. Dan mata sembabnya langsung bersitatap dengan bola mata sehitam jelaga yang selama ini menjadi penopangnya. Dia masih sama. Dia laki-laki yang sama. Dan mata itu masih menatapnya dengan cara yang sama. "Aku tau sejak awal kamu berbeda." Laki-laki itu tersenyum. "Kita tak sama. Itulah alasan mengapa kita tak bisa bersama."
Tutti i diritti riservati
#314
bad
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Strawberry
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • How to Survive
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • Friendzone
  • Sweet Combat
  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • Strange Girl  ✔️(Revisi)
  • ALSTARAN [END]
  • ARDILA & DINAR

[FIKSI REMAJA] [13+] "Kehidupan manusia seperti buah strawberry. Kadang manis, kadang asam, kadang juga keduanya. Tidak akan ada yang bisa menjamin rasanya." "Manusia harus menjadi seperti buah strawberry, menampilkan biji yang seharusnya ada di dalam dan tersembunyi. Menjadi apa adanya dan bukan ada apanya." "Buah strawberry tumbuh subur di tempat yang sejuk, seperti halnya manusia yang harus mengambil keputusan dan pilihan dalam suasana hati dan pikiran yang sejuk." Kisah pemuda bernama Satria Winterson. Anak semata wayang dari keluarga kaya yang tiba-tiba dititipkan di kampung halaman ayahnya di Bandung Selatan. Banyak pengalaman berharga yang Satria dapatkan saat bertemu dengan orang-orang baru di sana. Pertemuannya bersama dua sahabat baru (Adi & Bagas) yang ternyata memiliki drama kehidupan masing-masing, yang membuat Satria sadar jika semua orang memiliki masalah mereka sendiri. Pertemuan kembalinya dengan adik sepupu yang dia anggap sebagai adik kandungnya sendiri (Juan) dan pertemuannya dengan keluarga dari ayahnya, Satria merasa bersalah dan telah menyia-nyiakan semua yang dia miliki selama ini. Pertemuannya dengan sahabat masa kecilnya yang menyimpan sebuah rasa (Euis). Dan pertemuannya dengan seorang gadis bergingsul, yang menurutnya lebih manis daripada gula (Bella). Gadis mana yang membuat hatinya tenggelam dalam cinta? Apakah persaudaraannya rusak karena cinta? Apa sebuah perjalanan yang dia jalani bisa mengubahnya menjadi seseorang yang baru? Gabriel © copyright 2020

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti