Story cover for Like A Beautiful Problem by dariw4307
Like A Beautiful Problem
  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Jan 28, 2019
Pengganggu dadakan yang entah darimana datangnya

Harusnya jadi awal tahun yang indah
Tapi tidak bagi cowo satu ini 
Evan harus melewati banyak gangguan dari cewe yang baru dikenal nya 1 hari

Mila adalah cewe aktif yang baru masuk disalah satu SMK dia bertemu dengan kaka kelas baik hati 
Yang bisa membuat nya berjuang keras dalam mendapatkan hatinya.

Tapi semua perjuangan itu sia-sia ketika ada perempuan lain yang datang dari masa lalu evan 
Membuat mila tersingkirkan dalam waktu singkat.

"Harusnya aku tau dari awal rasanya akan sesakit ini, harusnya aku tau kalau ini resikonya, harusnya aku siap." -- Mila

"Maaf, maaf, maaf, saya akan terus minta maaf, sampai kamu bisa memaafkan saya, dan kembali lagi ke saya." -- Evan

DON'T COPY THIS STORY.
All Rights Reserved
Sign up to add Like A Beautiful Problem to your library and receive updates
or
#310broke
Content Guidelines
You may also like
F A K E ? [End] by zeevadeva__
58 parts Complete
[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]
You may also like
Slide 1 of 9
Unrequited Feelings | ✓ cover
SEMBILU cover
F A K E ? [End] cover
dear happiness cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Together ✓[COMPLETED] cover
ILUNGA √ cover
AIRA [On Going] cover
ALRIN cover

Unrequited Feelings | ✓

9 parts Complete

"And in the back of my mind I always thought I would end up with you." Sore itu, dada Tami seperti letupan kembang api di setiap malam pergantian tahun. Begitu berisik, sangat mengusik. Penyebabnya adalah Haza. Dia menyalahkan lelaki itu atas setiap kupu-kupu yang beterbangan di perutnya dan suara letupan kembang api di dada kirinya. Tami bukanlah orang yang mudah memberi maaf. Tapi lucunya, Tami memaafkan Haza semudah itu. Semudah dia jatuh hati pada lelaki tersebut. * * * Kenyataannya, Nara adalah sebuah penginapan yang memberikan Haza segala kenyamanan. Haza sudah cukup lama menempatinya. Terlalu nyaman, ia sampai melupakan fakta bahwa, semuanya bersifat interim. Haza tidak bisa menetap di sana selama yang ia mau. © 2020 by Mouly Dree, All Rights Reserved. Start : Feb/9th/2020 End : May/4th/2020