We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Imagine Between Us

Imagine Between Us

  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Mar 12, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku hanyalah seorang insan yang hanyut dalam sebuah imajinasi, memilikimu. Andaikan kau bisa mendengar bisikan-bisikan di hati ku, apakah kau akan selalu ada untuk menemaniku di segala suasana hati? --Farala Afika Putri-- Mungkin kau hanya untuk ku dekati bukan untuk kumiliki, namun apakah kau tahu isi hati ku? Aku hanya berharap Tuhan merubah keputusan-Nya agar menjadikan kau bagian dari jiwaku. --Devindra Wiryatama--
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABIAN HALA
  • We Are One
  • 𝐋𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐀 𝐇𝐈𝐉𝐑𝐀𝐇 (REVISI)
  • Semu [Completed]
  • Tokoh Utama
  • True Love
  • Keep Being You [Complete✔]
  • Past | Na Jaemin✅
  • Mr. Misterius
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]

Hembusan angin menyapu lembut rambut panjang milik Hala yang ia biarkan tergerai begitu saja. Napasnya tenang namun tidak dengan perih di ulu hatinya yang membuat ia hanya mampu duduk diam sambil memeluk kedua lututnya. Berharap akan ada sebuah pelukan yang datang untuk menghangatkannya. Kisah kelam itu sudah berlalu sekitar setengah tahun yang lalu, tapi seolah kisah itu begitu betah menjadi parasit di dalam kehidupannya. Yang selalu dan terus menerus Hala rasakan ialah mengenai rindu dan rasa ingin bertemu. Rasanya ia belum cukup menikmati waktu yang Tuhan jatahkan untuk mereka bisa saling mencintai dan membersamai. "di agama kita gak ada reinkarnasi, tapi aku terus berdoa supaya ketemunya di mimpi, tapi mimpi pun bukan bagian dari kekuasaan aku ataupun kamu. Jadi kapan kita akan bener-bener ketemu? Malam ini? Besok? Lusa?" Setitik air mata jatuh membuat isakan Hala kembali terdengar. Suara pintu yang terbuka lalu pelukan yang berasal dari belakangnya membuat isakan Hala kian membesar. Pelukan memang, tapi bukan orang ini yang ia harapkan. Karena memang sebenarnya ia tidak akan pernah merasakan pelukan itu lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines