Him
  • WpView
    Reads 293
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 17, 2019
dia .. seseorang yang mampu membubuhkan warna lewat senyumnya dia .. seseorang yang mengubah semuanya dia .. seseorang yang sudah mematri namanya di dinding hati Dia Raditya Arjae . . . ketika mereka bertemu secara tak sengaja ketika mereka saling mengenal ketika mereka saling jatuh cinta dan mulai memahat nama mereka di hati masing masing. ketika itu juga mereka mengetahui suatu peristiwa di masa lalu yang mengharuskan mereka untuk memilih satu keputusan terus bersama namun saling menjaga jarak atau menjauh dan melupakan semuanya. Apakah mereka mampu melewatinya?
All Rights Reserved
#216
youngk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kang Younghyun : Finale (Young K DAY6) [Completed]
  • Mafia Bos (S2)
  • If You~ ✔
  • Kim Sunoo
  • Ghost of You
  • Rival or Love
  • erroneous (✓)
  • Youth ft Jake Sim of Enhypen (COMPLETED)
  • PAPA BARU UNTUK MAMA ( END ) VKOOK - TAEKOOK
  • CHANGE | JJK

Bekerja sebagai penyiar radio membuat Brian banyak dikenali orang-orang, bahkan sosial medianya dipenuhi oleh beberapa penggemarnya yang terus-menerus memberikan pujian untuknya. Selain karena tampan, dia pun memiliki suara yang indah ketika bernyanyi. Mustahil jika pria tampan seperti Brian tak memiliki seorang kekasih, tentu saja dia sudah mempunyai satu nama yang membuat hari-harinya semangat dalam bekerja, yaitu Ara. Disisi lain, ada hati yang harus terluka karena menerima kenyataan kalau Brian telah menjadi milik seseorang. Ayana Kim. Rekan kerja Brian, salah satu staff Enam hari radio. Dia-lah saksi bisu ketika Brian tengah menyiar di radio, selain menjadi rekan kerja yang baik untuk Brian, dia pun lumayan dekat dengan Ara dan sering bertukar cerita meskipun topiknya hanya berputar pada Brian. Hingga tiba saatnya Ayana dibuat dilema, antara ingin memperjuangkan Brian atau melepaskan Brian untuk Ara. Dia tahu, kalau perasaannya pada Brian ini salah, tapi dia tak bisa melakukan apa-apa karena hati tak bisa memilih untuk jatuh pada siapa. "Ayana, ini ada bekal. Mau makan berdua sama aku, enggak?" tawar Brian. "Bo-boleh?" gugup Ayana. Brian terkekeh pelan lalu berucap, "Boleh dong, Ara yang masak dan suruh aku buat makan siang sama kamu." *** Cover by tiadesign_

More details
WpActionLinkContent Guidelines