AngSha

AngSha

  • WpView
    Membaca 1,481
  • WpVote
    Vote 665
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadLengkap Jum, Mar 20, 2020
Judul awal : Angkasa Judul sekarang : AngSha ________________________ Tentang cinta yang sama seperti senja. Sama sama sekejap, sama sama indah. Namun cinta ini tak semulus jalan. Tetapi penuh dengan lika liku. Lika liku yang membuat cinta itu harus hilang. Tapi Senja itu kembali dengan membawa keindahan yang luarbisa. Membuat cinta itu tak kan terpisahkan, karena kekuatan cinta itu sendiri. Angkasa Arsenio Triwardy. " Senja memang indah, tapi tak seindah bulan yang menemani langit ,Senja selalu meninggalkan langit tanpa sebab. " Keisha Ratuliu Putri Soekarno. " Senja itu indah, meskipun selalu meninggalkan langit, meski begitu senja selalu tersenyum, tidak seperti hujan. " No Plagiat.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#291
angkasa
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Langit Senja (End)
  • Langit Milik Senja (End)
  • The Childish Girl
  • SUARA HATI SENJA
  • Rainangkasa [TERBIT]✅
  • Bersemi Di Ujung Perpisahan
  • Lentera Senja
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan