AngSha

AngSha

  • WpView
    Reads 1,481
  • WpVote
    Votes 665
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Judul awal : Angkasa Judul sekarang : AngSha ________________________ Tentang cinta yang sama seperti senja. Sama sama sekejap, sama sama indah. Namun cinta ini tak semulus jalan. Tetapi penuh dengan lika liku. Lika liku yang membuat cinta itu harus hilang. Tapi Senja itu kembali dengan membawa keindahan yang luarbisa. Membuat cinta itu tak kan terpisahkan, karena kekuatan cinta itu sendiri. Angkasa Arsenio Triwardy. " Senja memang indah, tapi tak seindah bulan yang menemani langit ,Senja selalu meninggalkan langit tanpa sebab. " Keisha Ratuliu Putri Soekarno. " Senja itu indah, meskipun selalu meninggalkan langit, meski begitu senja selalu tersenyum, tidak seperti hujan. " No Plagiat.
All Rights Reserved
#162
keisha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • Angkasa Membenci Hujan (Masih Lengkap-END)
  • SUARA HATI SENJA
  • Angkasa & Senja
  • AGATSA ( Cinta Si Gadis Bar-Bar)
  • TIME TO LEAVE [TAMAT] ✔️
  • Langit Milik Senja (End)
  • Lentera Senja

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines