A Lonely Shadow

A Lonely Shadow

  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 15, 2019
"Bagaimana hubunganmu dengan Gezz?". Seorang sahabat bertanya padaku. Senyuman rasa ingin tahu terpampang jelas di wajahnya. Sejenak, aku tersenyum, bukan karena terinfeksi dengan senyumannya, namun karena kata yang berada di akhir kalimat pertanyaannya. Nama itu, aku ingat dengan betul bagaimana nama itu keluar dari mulutku untuk pertama kalinya. Gezza, "Ya?, ada apa, my sweet?" Begitu caranya menyahut ketika aku memanggilnya. Aku memejamkan mataku, bernostalgia, mengingat kembali kenanganku dengan pria itu. "Apa yang membuatmu mencintaiku, gezz?" Gezz semakin mempererat pelukannya ketika mendengar pertanyaanku. Jawaban darinya selanjutnya membuatku harus berpikir keras. "Aku tak punya jawaban untuk pertanyaanmu itu, sweet. Mungkin saja, karena aku mencintaimu tanpa karena." Aku menatap gezz, mata birunya menatap balik padaku dengan lembut penuh kasih sayang. Sesekali dia mengusap kepalaku, mungkin dia tahu aku terlalu berfikir keras untuk memahami ucapannya. "Lalu, bagaimana aku tahu, jika kau benar benar mencintaiku?" Sebuah senyuman kini menghiasi wajah tampannya. Deru nafasnya menerpa wajahku. Siapa saja yang melihatnya pasti mengira kami kini tengah berciuman. hidung mancungnya bersentuhan dengan hidungku, membuat bibir kami hanya terpaut jauh beberapa centi saja. "Jika bulan bisa berbicara, maka dia akan bercerita tentang seberapa dalam aku mencintaimu." "Perlukah kamu tahu, Jika hening malam aku rindu. Dan jika terik siang aku mengagummu. Itulah, kebiasaanku." Aku tersenyum, untuk ke sekian kalinya dia kembali membuatku terpesona padanya. Gezz memang seperti itu, dia punya cara tersendiri untuk mengekspresikan perasaannya. Dan bahagianya, itu hanya di tunjukannya padaku. "Akh, Gezz. Dia bukan pria romantis apalagi humoris. Dia hanya pria dingin yang membuatku selalu penasaran terhadapnya. Namun siapa yang menyangka orang dingin sepertinya, ketika tiba tiba bersikap romantis, bahkan es di kutub pun bisa meleleh".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • All Falls Down [COMPLETED]
  • Semu [Completed]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Soal Rasa 2
  • "Singgah"
  • Cinta Cake
  • My Little Monster - Completed
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • Secret Admirer

Kasih tau gue trik gimana caranya biar lo luluh sama gue. Gue udah ngelakuin apa yang gue bisa, tapi semuanya sia-sia. - Sendyna Putri

More details
WpActionLinkContent Guidelines