SEREEEM

SEREEEM

  • WpView
    Reads 203
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 14, 2019
PERNAH denger jokes sepeti ini : "Apa yang serem coba ama Pocong? bentuknya kaya permen Cupa Cups gitu..." atau "Apa lagi Suster Ngesot, jalannya aja ngesot. Kita kan bisa lari. Lah dia ngesot..." Belum lagi dukungan film-film horor jaman sekarang yang semakin mengikis citra "serem" bangsa hantu. Kasihan para hantu itu. Oke-lah sekarang-sekarang ini orang-orang berpendidikan pun makin banyak yang menganggap "mereka" ada. Tapi hal itu justru tidak menggembalikan masa kejayaan tentang keseraman dan keangkeran para hantu itu. Malahan "mereka" dijadikan objek komersialisasi oleh para intelektual itu. Kadang "mereka" dipaksa Shooting striping, masuk-masuk ke tubuh manusia. Bayangin, masuk ke tubuh manusia itu kan gak gampang dan banyak menguras tenaga. Bayarannya? asep menyan sama cabe merah ditusuk lidi bareng bawang ama telor. Manusia memang luar biasa. Semakin mengikisnya tingkat ketakutan manusia terhadap hantu ternyata berdampak negatif juga pada kehidupan sosial di kalangan remaja saat ini. Gue gambarkan seperti ini : 1. Kehidupan Remaja Jaman dulu. RUMAH --(keluar malam)--> KETEMU POCONG (takut) ----> BALIK LAGI KE RUMAH 2. Kehidupan Remaja jaman sekarang RUMAH --(keluar malam)--> KETEMU POCONG (gak takut) ----> POCONGNYA DI FOTO ----> DUGEM Bagaimana? mengerikan bukan? Yang lebih mengerikan lagi, pada suatu kasus, pernah sekali Pocongnya malah diajakin dugem. Sekali lagi, Manusia memang luar biasa. Karena itu, dengan niat mulia dan tulus, gue mencoba mengembalikan masa-masa kejayaan para hantu sekaligus merubah kembali kehidupan para remaja jaman now agar tidak keluar malam buat clubbing (lebih baik belajar ngaji di Mushola Tong!!) dengan beberapa KISAH-KISAH NYATA yang pernah gue dan beberapa temen gue alami sendiri dan tentunya akan membuat bulu kuduk berdiri dan gak mau turun lagi, sehingga harus dicukur ke salon untuk membuatnya normal kembali. Sekali lagi, ini KISAH NYATA.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Indigo Somplak [End]
  • JINGGA 5 ( I can see you dying) TAMAT BAB 1-30 END✔️
  • PERCAYA? [END]
  • KOS UJUNG GANG
  • Jeritan Anak Broken Home 17+
  • Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat )
  • Sebelum Tidur | end Season 1 |
  • THE CLIMB [Completed]
  • Mr. D [ Kisah Nyata KKN ]
  • JINGGA (Bab 1 s/d Bab 38) ENd ✔️

[TERSERAH MAU FOLLOW AKUN AUTHORNYA ATAU ENGGAK] [ADA YANG BACA AJA UDAH BERSYUKUR] *** "Bro lo mau tau gak?" Tanya Om Genderuwo. "Apaan cok?" Om Poci penasaran. "Setan kalo udah masuk dunia wp mah kagak ada harga dirinya lagi" ujar Om Genderuwo tersenyum miris. "Hm lo bener cok, manusia didunia wp kagak pada takut setan. Malahan disini, kita yang takut ama manusia" balas Om Poci. "Iya bro. Contoh manusia nya ya kayak tuh cewek" unjuk Om Genderuwo pada seorang gadis berjalan dengan santainya melewati kuburan yang sepi dan gelap. "Halo om genderuwo, om poci. Wah lagi gibah nih kek nya. Ikutan dong!" sapa gadis itu. "Tuh lo liat kan bro? Orang mah ada setan lari, lah dia malah nyapa" ucap Om Genderuwo. "Kok malah gue yang takut ya cok" sahut Om Poci. "Heh! Kalian disapa kok gak jawab sih! Masih mending gak Arum bacain ayat kursi" marah gadis itu. Harum Permatasari atau yang biasa dipanggil Arum itu merupakan gadis spesial yang sering kita sebut indigong. Ya. Ia bisa melihat apa yang tak bisa kita lihat. *** Warning! Cerita ini dibuat hanya untuk menghibur. Jangan sangkut pautkan dengan kehidupan sehari-hari. Semuanya yang terjadi hanyalah fiktif belaka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines