Ternyata benar kata-kata yang ajaib itu. Benci itu dekat dengan cinta. Karena benci bisa membuat seseorang jatuh cinta.
Perbedaan cinta dan benci itu setipis kertas. Kalau sekarang kamu membenci seseorang, bisa jadi besok kamu berbalik mencintai orang itu.
Hal ini juga berlaku pada kisah cinta Riana dan Marvel. Awalnya saling membenci, seiring waktu mereka saling jatuh cinta.
Tapi, ini bukan kisah cinta biasa. Mungkin kalian telah banyak membaca kisah cinta dan benci. Yang alurnya sangat mudah untuk ditebak, tokoh utama pada akhirnya akan bersatu.
Tapi, kalian salah. Sekali lagi, ini bukan kisah cinta biasa. Banyak rintangan yang menghalangi hubungan mereka. Bahkan, rintangan itu turut menentukan hidup keduanya.
Lalu, apa saja rintangan dalam hubungan Riana dan Marvel? Apakah mereka akan bersatu atau berpisah?
Temukan jawabannya dengan membaca kisah ini. Kita lihat, apakah kalian bisa menebak akhir kisahnya.
Selamat membaca:)
Cinta yang timbul di tengah sebuah persahabatan memang rumit dan tidak diharapkan kedatangannya. Tapi apakah kita bisa mengontrol hadirnya rasa itu? Mungkin malah kita tidak menyadari rasa itu muncul di hati kita.
Itulah yang terjadi pada Geo dan Ana. Dua sahabat yang sudah bersama sejak kecil. Mereka layaknya dua perangko yang saling menempel, susah dilepaskan. Kira kira begitulah yang orang bilang.
Tapi siapa sangka, seseorang dari masa lalu Geo mampu memisahkan keduanya. Ditambah lagi kedatangan orang baru yang memperumit keadaan. Bersamaan dengan itu, keduanya menyadari ada rasa lain di hati mereka. Rasa yang lebih dari sahabat. Namun keadaan memaksa mereka menolak rasa itu. Membesarkan ego dan membuat semuanya semakin kacau.
Akankah kekacauan yang mereka buat dapat terselesaikan? apakah mereka akan berakhir sebagai sepasang kekasih? ataukah tetap sebagai sahabat? Atau malah sebagai dua orang asing yang seakan tidak pernah saling kenal?
⛸️⛸️⛸️
"Kita itu layaknya sepasang sepatu, selalu bersama namun tak akan pernah bisa bersatu."
-Rehana Davira Sevio-