Adl - Dluha (Slow Update)

Adl - Dluha (Slow Update)

  • WpView
    Reads 164
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 27, 2019
Ini adalah kisah tentang seorang gadis manis, dengan kisahnya yang selalu menggantung. Hingga saat dimana, dia hampir melupakan orang-orang dikisah lalunya. Tanpa diduga orang-orang itu kembali muncul, diwaktu yang hampir bersamaan. Seakan mengusik kembali hidupnya. Entah, dia harus sedih atau senang. Karna dua hal dari masa lalunya itu kembali menyapanya. Kebahagiaan dan kesedihan. - Dhuha selalu membuatku sejuk dikala kegiatan menguras sebagian tenaga dan fikiranku. Dan kamu, muncul sebagai penyejuk dikala hatiku memanas. Ah kamu, semoga kelak bertemu. -Salmaa Almira Hakim- - Baca dulu aja, siapa tau cocok. Tapi awas, nanti jatuh cinta. Hehe Jatuh cinta sama ceritanya ya, jangan sama penulisnya.--PD amat yak
All Rights Reserved
#311
saudara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikhlas Yang Tak Mudah
  • False Hopes
  • WANITA GARIS LURUS (Persembahan Untuk Cinta)
  • Bang Arkan Pelindungku [Tamat]
  • Jodoh Dari Masa Lalu
  • Nasyazhar || My husband in this world and the hereafter (HIATUS)
  • Cahaya cinta Terakhir [On Going]
  • Perfect My Husband (end)
  • BERJODOH✓
  • ALESYA (END)

Seorang gadis cantik nan manis, berkulit sawo matang itu kini tengah duduk berteduh di sebuah cafe dengan menikmati secangkir kopi susu dan suasana hujan yang lebat. Pandangan nya tertuju pada seorang wanita yang tengah bersenda gurau dengan pasangan nya. Ia tersenyum tipis dengan cairan yang keluar dari pelupuk matanya. Air mata yang terus menerus keluar menuruni pipinya. "Kaka sayang kamu, Kaka janji akan selalu jaga kamu dan selalu ada buat kamu". Ucapan itu yang terus menerus selalu terlintas di benak nya. "Kak, kenapa Kaka tinggalin aku? aku belum bisa untuk melakukan segala hal sendiri. aku masih butuh Kaka, aku masih butuh pundak Kaka untuk bersandar". Terlihat ia memejamkan matanya seraya bergumam dengan nada yang sangat lirih. "I miss you ka"

More details
WpActionLinkContent Guidelines