Badai di hati Winarsih

Badai di hati Winarsih

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 1, 2019
Winarsih adalah gadis sederhana yang menjadi piatu sejak kecil. Persahabatannya dengan Elang, yg dimulai sejak mereka sama-sama duduk di bangku Sekolah Dasar, telah menumbuhkan bunga-bunga cinta yg bermekaran. Tapi Elang samasekali tak menyadari itu. Bahkan Elang mengenalkan sosok cantik (calon dokter hewan) sebagai kekasihnya. Sungguh, terjadi badai di hatinya. Bagaimana kiranya 'Badai di hati Winarsih' dapat segera berlalu?? Penasaran?? Simak ceritanya....
All Rights Reserved
#489
romansaremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara benci dan cinta
  • Chocolate And Vanilla
  • Si Cuek & Si Manis [END]
  • LELAKI PENABUR SEMI
  • IHACOY [Selesai]
  • Ketika Hati Bicara
  • Bad Girl vs Cold Ketos [Sudah Terbit]
  • Possesive Playboy
  • Rasa Dalam Sujudku
  • DEAR SERA [ENDING]

Alea, gadis SMA dari keluarga sederhana, tak pernah menyangka hidupnya akan jungkir balik setelah berurusan dengan Damian-kakak kelas paling arogan, dingin, dan menjengkelkan di sekolah. Damian, anak orang kaya yang punya segalanya. Mobil sport, tampang keren, nilai bagus, dan segudang penggemar. Tapi bagi Alea, dia cuma satu hal: penyebal sejati. Awalnya mereka seperti kucing dan anjing-saling serang, saling ejek, dan tak pernah akur. Tapi seiring waktu, celah di hati mereka perlahan terbuka. Dari ejekan, tumbuh perhatian. Dari benci, tumbuh cinta. Namun cinta tak pernah semudah itu. Perbedaan dunia, konflik keluarga, LDR, godaan orang ketiga, dan rahasia masa lalu-semuanya menguji hubungan mereka. Ketika rasa sakit mulai mendominasi, masihkah cinta bisa bertahan? "Antara Benci dan Cinta" adalah kisah penuh tawa, air mata, degupan jantung, dan perjuangan. Sebuah perjalanan dari musuh bebuyutan... menjadi satu-satunya tempat pulang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines