We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Semua Berlalu Begitu Cepat

Semua Berlalu Begitu Cepat

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 30, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Semua berjalan seperti biasa.. Pada suatu pagi kau menyapaku begitupun pada siang sore malam dan hari hari berikutnya.. Semuanya berlalu begitu saja sampai pada akhirnya kau pun pulang ke kampung halaman untuk melanjutkan sekolahmu.. Selepas kau pulang semua masih berjalan seperti biasa namun lama-kelamaan kau menghilang tanpa kabar hingga pada akhirnya kau kembali menghubungiku ketika kau mengetahui kalau aku sedang pulang ke rumah.. Dan selama aku dirumah semua berjalan seperti biasa.. Namun keadaan itu berubah setelah aku berangkat kembali untuk menyelesaikan tugasku seketika itu kau berubah lagi seperti dahulu menghilang tanpa kabar hingga sekarang.. Hingga pada suatu hari aku sempat berfikir apakah waktu itu aku hanya dijadikan pengisi waktu kosongmu saja disaat pemain utama sedang tidak ada?? Namun setelah pemain utama datang kembali kau melupakanku.. Hingga sekarang aku sudah mulai terbiasa tanpa kabar darimu..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • Maybe It's You(?)
  • New Possessive Family
  • 𝙵𝙰𝚉𝙴𝙴𝚁𝙰
  • Lost Love In Bloom Again
  • A R S E A N A
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Alone (SELESAI)

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines