Semua Berlalu Begitu Cepat

Semua Berlalu Begitu Cepat

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 30, 2019
Semua berjalan seperti biasa.. Pada suatu pagi kau menyapaku begitupun pada siang sore malam dan hari hari berikutnya.. Semuanya berlalu begitu saja sampai pada akhirnya kau pun pulang ke kampung halaman untuk melanjutkan sekolahmu.. Selepas kau pulang semua masih berjalan seperti biasa namun lama-kelamaan kau menghilang tanpa kabar hingga pada akhirnya kau kembali menghubungiku ketika kau mengetahui kalau aku sedang pulang ke rumah.. Dan selama aku dirumah semua berjalan seperti biasa.. Namun keadaan itu berubah setelah aku berangkat kembali untuk menyelesaikan tugasku seketika itu kau berubah lagi seperti dahulu menghilang tanpa kabar hingga sekarang.. Hingga pada suatu hari aku sempat berfikir apakah waktu itu aku hanya dijadikan pengisi waktu kosongmu saja disaat pemain utama sedang tidak ada?? Namun setelah pemain utama datang kembali kau melupakanku.. Hingga sekarang aku sudah mulai terbiasa tanpa kabar darimu..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • sraddah (on going)
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • Should be Remember
  • Sehari Untuk Selamanya
  • A R S E A N A
  • Become Baby Boy✓
  • Maybe It's You(?)
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D

mata lentik itu terbuka saat matahari menerpa wajah nya, dia terduduk dengan keadaan bingung dan heran, seingatnya dia tadi sudah mati karna di bunuh, kenapa dia disini?. "nyonya, segeralah bersiap tuan sedang menunggu nyonya di ruangannya" *** "seperti keinginan mu waktu itu, aku mengizinkan mu untuk pergi dari kastil dan hidup sebagai rakyat biasa, sebagai pengakuan kesalahan mu Karna telah melukai nyonya meneer waktu itu" hah?, wah wahh baru saja merasakan hidup enak malah jadi hidup susah, tapi tak apalah dari pada disini aku merasa kurang nyaman. "baik tuan aku akan bersiap untuk pergi, terimakasih telah memberikan hukuman yang tak berat, saya akan berangkat malam ini" "yah hiduplah menjadi rakyat nyonya, agar Anda tak merasa anda selalu berkuasa" "baik tuan saya izin pamit, terima kasih karna menerima maaf saya" "ya pergilah, ini koin untuk anda bertahan hidup, carilah kerja dan hidup lah dari uang hasil kerja keras mu nyonya" "tentu, saya izin pamit" aku pergi dari ruangan nya, benar aku harus segera bersiap, dan harus berkerja keras dan lebih giat lagi. "nyonya tuan muda sedang menangis sekarang, maaf nyonya saya bukan bermaksud untuk mengangu nyonya tapi lihat lah tuan muda dulu" WTF lah nie tubuh dah jadi emak emak?, yaudah lah gue Bawak ajah tu bocah "antarkan saya ketempat tuan muda" "lewat sini nyonya" yukkk mampirrr kalau kepooo kelanjutannya🤭 Arti judul bisa di lihat di capt 13 Cover by canva and pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines