Friendzone

Friendzone

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 2, 2019
Biar kan aku yang mengalah,aku mengerti pertemanan lebih penting dari pada cinta.Aku tak ingin menjadi seorang yang egois.Aku tahu bahwa cinta ku bukan dia.Aku dan dia hanya ditakdir kan untuk berteman saja tak lebih. Namun,apabila aku ingin melawan takdir apakah bisa?haha kurasa tak masuk akal.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf✓
  • Friendzone
  • Lintasan Semesta (End)
  • Love School
  • Boy Friend Not Boyfriend [TAMAT]
  • Dua Lensa
  • Verronica (COMPLETED)
  • FORGOTTEN PROMISE
  • There's Love In My Friendzone
  • Friend's Zone's
Maaf✓

[TELAH TERBIT] ----- Cover by : @jelyjeara_ . . . Tahu tidak jatuh cinta yang paling sulit? Yaitu, ketika kamu jatuh cinta pada sahabatmu sendiri. ----- Katanya cinta dalam diam adalah jatuh cinta yang paling indah. Memang benar. Namun, jatuh cinta yang paling indah itu, juga jatuh cinta yang paling beresiko. Diam-diam jatuh cinta, diam-diam menyimpan rasa, diam-diam mengagumi, diam-diam memperhatikan, diam-diam terluka, diam-diam menangis, diam-diam sakit hati, diam-diam patah hati, dan berakhir dengan diam-diam menghilang. Cinta tanpa tersampaikan. Cinta tanpa terucapkan. Cinta tanpa diketahui oleh orang yang dicintai. Itu jauh lebih menyiksa. Memendam rasa seorang diri. Menyimpan rasa seorang diri. Mencintai seorang diri. Dan terluka pun seorang diri. Banyak resikonya. Bisa jadi ditikung sahabat terbaik atau bahkan saudara sendiri. Mau tahu bagaimana kisahnya salah satu penganut "cinta dalam diam" ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines