Dipertemukan, lalu dihalalkan

Dipertemukan, lalu dihalalkan

  • WpView
    LETTURE 2,171
  • WpVote
    Voti 201
  • WpPart
    Parti 15
WpMetadataReadCompleta mer, giu 30, 2021
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
"Sekarang keputusan ada dikamu syah, kamu pilih aku atau dia!" jawabnya dengan nada yang sedikit meninggi. Aku hanya diam tidak bisa berkata apa-apa. Entah kenapa lidahku kelu untuk mengatakannya. Aku memilihmu, bukan dia. Aku hanya ingin dirimu. Kita dipertemukan bukan dengan sia-sia. Aku sungguh mencintaimu.
Tutti i diritti riservati
#129
fiktif
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Mengikat Hati [✓]
  • Dijodohin : JJH
  • my husband is my idol
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • A L U R (NOMIN)
  • Kita yang BERBEDA (KTH) END
  • Kasih Sayang Muslimah
  • 𝐓𝐄𝐑𝐉𝐄𝐑𝐀𝐓 𝐁𝐄𝐍𝐀𝐍𝐆 𝐓𝐀𝐊𝐃𝐈𝐑
  • Cinta Allah Dan Cintaku [END]
  • Setinggi Tujuh Tombak [END]

Paradisha dan Arvasatya. Dua manusia yang disatukan dalam ikatan pernikahan melalui sebuah perjodohan yang direncanakan oleh orang tua mereka. Perjodohan di kalangan mereka adalah hal yang biasa. Pasangan mereka ditentukan agar mereka memiliki pasangan yang berasal dari kelas sosial yang sama. Pernikahan mereka juga menjadi jaminan atas kerja sama bisnis yang terjalin, agar kedua belah pihak tidak saling melepaskan diri dari ikatan kerja sama itu dan saling membantu satu sama lain. --- "Aku mau seorang anak dari pernikahan ini" Kata-kata itu membuat Arva terkejut. Paradisha. Perempuan ini sebelumnya mengatakan jika ia bebas melakukan apapun di pernikahan ini. Lalu sekarang meminta seorang anak dari pernikahan yang akan mereka jalankan. Bukankah itu terlihat tidak sinkron? "Kamu ingin mengikatku dengan kehadiran seorang anak?" Itu yang dipikirkan Arva. Percakapannya malam itu dengan Disha menunjukkan jika perempuan ini terlihat tidak masalah dan terima-terima saja dengan pernikahan mereka. Perempuan itu mungkin saja memang menginginkan pernikahan ini. Pemikiran itu memang sedikit tidak masuk akal. Tidak ada alasan yang membuat Paradisha menginginkan pernikahan ini selain titah orang tua. ©reduyerm 2024

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti