IN REAL LIFE

IN REAL LIFE

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 6, 2021
Ketika kita berpikir bahwa cinta dan benci adalah dua hal yang saling bertolak belakang. Apa kalian tahu? Sesungguhnya ada garis tipis yang membedakan keduanya. Perilaku seseorang yang sedang merasakan cinta dengan perilaku seseorang yang sedang merasa benci itu nyaris serupa, bahkan kita akan sulit membedakannya. Kondisi itu sering disebut kondisi dimana seseorang sedang berada di "GREY AREA" yang menjadi batas atau titik temu antara cinta dan benci. Itu menunjukan bahwa cinta dan benci itu sulit dibedakan. "Tarisa, jangan terlalu membencinya, atau nanti kamu akan tahu dan merasakan apa itu rasa benci yang sebenarnya" "Ahhh...tidak mungkin Hana, aku akan berpikir 1000 kali untuk mencintainya" (Started; Sunday, February 3 2K19)
All Rights Reserved
#882
2019
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PETRICHOR [Lengkap]
  • Biarkan Aku Mencintaimu [COMPLETED✔]
  • G in Luv (END)
  • Strange Girl  ✔️(Revisi)
  • Sebuah Rasa
  • This Is My Dream
  • Friendzone?
  • ASTER
  • Kelas A [End]
  • about us and him ✔️

Di bumi manusia itu aneh. Menginginkan hujan, tapi takut kehujanan. Menyukai panas, tapi tidak mau kepanasan. Seperti halnya Rain yang membenci hujan. Karena hujan adalah kebencian dan petir adalah ketakutan. Bukan berarti ia juga menyukai panas. Ia tidak menyukai kedua musim itu di bumi. Jadi, apa yang ia suka? Jawabnya mendung. Di bumi mendung tercipta karena adanya awan. Nama yang sama seperti sahabatnya. Apa itu artinya Rain juga menyukainya? Tidak! Maksudnya tidak sekedar menyukai, Rain sudah mencintai. Kalau Awan juga menyukai hujan, apa itu artinya Awan menyukai Rain? === "Bagaimana hubungan kita ke depan?" "Jalani saja dulu, semua butuh proses kan?" "Kalau kita sama-sama bosan?" "Wajar, nanti juga bosannya hilang." === "Harus menunggu sampai kapan biar kamu suka sama aku?" "Sampai kapanpun kita itu teman." "Nggak bisa lebih?" "Bisa. Kita sahabat." "Bukan itu maksudku. Kalau memang kamu enggak pernah ada rasa kenapa enggan berterus terang? Kenapa membiarkanku larut dalam harapan?" "Karena berharap membuatmu senang bukan?" ==== 25/05/19 01.00am

More details
WpActionLinkContent Guidelines