Pregnant Young ( END ) ✔

Pregnant Young ( END ) ✔

  • WpView
    LECTURAS 144,198
  • WpVote
    Votos 3,883
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ago 9, 2019
Mempunyai istri yang berusia 16 tahun membuat arfan harus banyak bersabar menghadapi tingkah sang istri yang masih terbilang labil. Ditambah lagi sang istri tengah mengandung buah hati mereka membuat arfan harus lebih siaga menjaganya
Todos los derechos reservados
#757
wife
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Istri Cadangan
  • I LOVE MENANTU ( COMPLICATED)
  • My Perfect Husband
  • Menjadi Istri Tuan Revan
  • Because Of You
  • (Repost) MEREKA SUAMIKU #Series 2
  • PAK DOSEN, I LOVE YOU ❤
  • Anakku Bukan Anakmu
  • KELAM

(SUDAH DITERBITKAN) "Ibra aku punya syarat kalau kamu mau menikah denganku. Aku nggak mau hamil, aku masih mau melanjutkan karierku dulu, karena saat ini waktu yang tepat untuk berjuang mengejar impianku. Tapi, jangan kecewa dulu! Aku punya solusi yang mungkin bisa kamu pertimbangkan. Kamu diharuskan menikah secepatnya karena keluargamu menginginkan keturunan darimu, kan? Aku mempersilakan kamu memiliki buah hati dengan wanita lain. Dengan satu syarat, aku yang memilihkan wanita itu. Dan kabar gembiranya lagi, aku sudah mempunyai calon untukmu. Dia sepupuku, wajahnya mirip denganku." "Lalu ... kamu mau dia yang hamil seolah anak itu hasil buah cinta kita?" "Iya, bisa dibilang seperti itu. Kamu tenang saja, sampai dia hamil aku akan berada di luar negeri menyelesaikan pekerjaanku. Setelah dia melahirkan, maka perjanjian kita dengannya selesai." "Kalian gila! Lalu, selama dia hamil dia akan ada di mana? Kamu tidak akan meninggalkannya sendirian, kan? Demi Tuhan, Ris, ada anakku di dalam sana nantinya." "Dia akan ada di apartemenku. Kamu tenang saja, dia wanita yang mandiri. Kalau kamu mau mengajaknya tinggal di rumahmu aku tidak masalah selama tidak ketahuan orang." "Baiklah, asal kamu mau menikah denganku." "Tapi, satu hal permintaannya yang harus kita turuti." "Ya?" "Dia mau ... kamu juga menikahinya sebagai istri keduamu." "Apa?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido