The Other
  • WpView
    Reads 441
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Sun, May 5, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
Banyak orang yang berkata, "Dibalik kekurangan, di sana tersimpan segudang kelebihan yang tak ternilai." Namun bagaimana jika kekurangan itu jauh lebih terlihat dibandingkan kelebihan yang kita punya. Akankah kehidupan itu masih bisa berjalan di atas keadilan? Atau hanya menjadi sebuah luka yang menjelma di keabadian?
All Rights Reserved
#123
event
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fase dalam Lingkaran [Selesai]
  • 🇮🇩ꦿwolf In Sheep's Clothing?࿐ [Countryhuman]
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • ALEYA~~
  • The Bridge Between Souls
  • Behind the Silence
  • Don't  Fall  For  The  Golden  Boy  (DAENGSUNG/MYUNGNYANGZ)
  • 𓍢ִ໋🀦⊹ ࣪destiny and the moon⊹ ࣪ ˖࣪ ִֶָ☾. [Countryhuman]
  • Behind The Smile (TERBIT)

[Trigger / content warning: domestic violence, self injury, negative vibes] Sejak di-PHK, Ayah berubah 180 derajat. Ladin tidak lagi melihat sosok wibawa pada ayahnya karena yang dilakukan Ayah sekarang hanya marah-marah, judi, dan mabuk. Ibu akhirnya harus menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga karena Ayah enggan kembali bekerja. Ladin bukan termasuk orang pendiam, tapi sejak dulu ia tidak pernah menyuarakan emosinya. Oleh karena itu, melukai tubuh kerap kali dijadikannya jalan pintas untuk menuntaskan emosi. Tidak ada ruang untuk Ladin dapat bercerita. Dunia terlampau sibuk hingga tak berkenan mengurusi perempuan kecil yang bukan siapa-siapa. ----- "Katanya, beberapa mahasiswa psikologi itu lagi berobat jalan?" ----- Cerita ini adalah fiktif. Background cover credit to owner (I am sorry because I can't find the artist)

More details
WpActionLinkContent Guidelines