Story cover for WHY OUT by hatchi_-
WHY OUT
  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Feb 02, 2019
Angka korban dalam kasus ini semakin bertambah. Puluhan juta korban dari berbagai negara belum ditemukan. Seiring berjalannya waktu, korban akan semakin bertambah dan bertambah. Kapan bencana ini berakhir?
	Perkenalkan, aku Erisa. Siswi sekolah dasar yang sebentar lagi akan menjadi murid SMP. Orang-orang menganggapku lugu dan polos. Sebenarnya aku tahu, sih kalau aku ini polos. 
	Setiap hari kasus itu menjadi topik pembicaraan di seluruh media. Membahas tentang kasus yang tak henti-hentinya meningkat. Para pemerintah belum bisa melakukan tindakan. Tidak ada satu pun jejak dari para korban yang menghilang.
	Pertanyaan-pertanyaan itu selalu menghantui pikiranku. Tanda tanya. Tapi, tiba saatnya ketika aku juga bagian dari para korban itu.
	Semua pertanyaanku terjawab ketika terhisap oleh sinar putih yang sebenarnya adalah portal menuju dunia game. Way Out.
 Dunia dimana kami harus saling bunuh-membunuh demi kemenangan diri kami sendiri. Ketika semua orang tidak berpikir dengan akalnya. Dunia yang hanya memiliki satu pemenang. Dan mengajarkan kami keegoisan. 
Farrel teman sekelompokku pernah berkata, "Jika ingin bertarung, kau harus mempunyai empat unsur pokok. Keberanian, kelincahan, strategi, dan kemampuan mengontrol diri. Jika salah satu dari unsur itu lepas darimu, kau tidak akan pernah berhasil menjadi seorang petarung," itu yang ia katakan. Ia lebih pintar dariku walau usianya sebayaku.
Dan tiba saatnya ketika kami berdiri di tengah arena. Ketika para penonton bersorak dan bertepuk tangan menunggu-nunggu kemenangan kami. Aku merasa gugup. Pesimis. Ragu. Tidak yakin akan menang. Ia memandangku. lalu berkata,
"Kau tak perlu cemas," aku melirik kearahnya. Ia melanjutkan perkataannya. "karena ..." 
 "... aku akan selalu melindungimu." Senyuman tipis yang terpasang diwajahnya, membuat detik-detik ini serasa lambat. Ia memandangku. Hanya tersenyum. Wajahku memerah. Apa yang barusan ia katakan membuatku sedikit tertekan.
All Rights Reserved
Sign up to add WHY OUT to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Asya Amarra [ By astar1913 ] by astar1913
41 parts Complete
Asya Amarra seorang anak SMA dari status orang tua terkaya no. 4, semua iri dengan kehidupannya? Berprestasi, kebanggaan sekolah, ketua OSIS teladan, termasuk no 1 murid terpintar di sekolah, harapan orang tua anak anak lain? Tapi Asya menyangkal kehidupan nya itu. Yang teman temannya lihat adalah luar nya saja, bahkan kenyataannya tidak ada teman temannya yang mau berkunjung ke rumahnya. Walau pun itu untuk mengerjakan tugas kelompok! Yang berani masuk ke rumah nya hanyalah Raka, Kenzo dan Dean. Teman temannya yang lain hanya bisa menemui Asya di sekolah saja atau ada tiket khusus yang dapat mengajak nya keluar rumah. Hanya teman tema yang dia kenal dari Raka, yang bisa bermain sampai keluar kota dengan nya? *** "Asya, ke Tanggerang yuk" - Arvan "Asya, go lompat ke sini!!" - Darrel "Asya, mau ikut balapan?" - Taufan "Kalian mau ajak gua kemana lagi?" "Kok bisa sampai ga ketahuan papa?" "Kalian jalur dukun ya?" Asya hanya merasa menjadi manusia jiga bersama teman temannya, teman teman yang sering memujinya tanpa tahu kehidupan dibelakang nya. "ASYA!!!!" " NILAI KAMU CUMA INI!!?" "INI!!?" seseorang yang duduk di depan nya melemparkan 2 lembar kertas yang berisikan tanda tangan kepala sekolah SMA negeri itu ke wajah Asya. Asya menatap sinis ke arah seseorang yang di depannya itu. lalu, mengambil kembali kertas rapor nya yang terjatuh di lantai lalu menyobek nya. "Rata rata nya 99 loh?" Ucap asya sambil tersenyum "Papa buta ya?" "Sampai g bisa lihat nilai Asya yang paling tinggi di satu sekolah?" Anak itu berusaha menyombongkan nilainya yang tinggi walau di bandingkan dengan 10 sekolah besar dalam daftar semua universitas menyediakan berbagai macam beasiswa untuknya Di balik semua itu dia menyembunyikan sesuatu...
Langit Yang Merenggut Cinta  by Lautan_Ku
22 parts Complete
LANGIT YANG MERENGGUT CINTA --- Deskripsi: Apa jadinya kalau cewek paling tengil di sekolah harus berurusan sama cowok paling dingin yang susah ditebak? Zea Adara-bar-bar, selengean, dan punya nyali lebih gede dari logikanya. Bagi dia, hidup itu cuma ada dua pilihan: gas atau rem. Dan sejauh ini? Dia selalu milih gas. Arkana Dirgantara-cowok yang lebih sering diem daripada ngomong, tapi auranya bikin semua orang segan. Ketua OSIS perfeksionis yang nggak pernah ketahuan marah. Atau... mungkin dia cuma jago nyembunyiin emosinya? Dunia mereka nggak pernah bersinggungan-sampai suatu malam, Zea nggak sengaja nyerempet motor Arkana pas lagi balapan liar. Alih-alih panik, Zea malah nyengir, "Nggak mati, kan? Yaudah, selow aja." Arkana cuma menatapnya datar. "Gue nggak peduli lu siapa. Tapi lain kali, jangan sampai gue harus turun tangan." Dan ternyata, 'lain kali' itu datang lebih cepat dari yang mereka kira. Ketika taruhan bodoh bikin Zea terjebak dalam proyek sekolah yang dipimpin Arkana, keduanya terpaksa sering ketemu. Zea yang hobi bikin onar, Arkana yang suka aturan-kayak api ketemu es. Tapi semakin lama mereka bentrok, semakin Zea sadar... ada sesuatu di balik tatapan kosong Arkana. Sebuah rahasia yang cowok itu sembunyikan rapat-rapat. Dan saat semuanya mulai terungkap, Zea cuma punya satu pertanyaan: "Apa gue siap menghadapi sisi lain Arkana yang selama ini dia tutupin?" --- ❗️WARNING: Enemies to lovers (tapi Zea lebih kayak 'musuh sendiri' karena hobi bikin masalah) Slow burn (Arkana bukan tipe cowok yang gampang luluh) Banyak momen absurd dan perang urat saraf Ada sisi dark dan misteri di balik karakter Arkana Kalau lo suka kisah dengan bentrokan dua dunia yang nggak mungkin nyatu, "Langit Yang Merenggut Cinta" bakal bikin lo ketagihan. Siap masuk ke dalam permainan mereka? 🔥 Let the chaos begin! 🔥
penyesalan by storyakang
5 parts Complete Mature
Woy sini maju lo, jangan jadi banci, beraninya keroyokan, sini kalo berani lawan gue, kita bye one." "Ras, udah serang aja lahh! Kita serbu, atau kita atur strategi kaya kemarin lawan anak sebelah! Ucap aceng sang korlap(bahasa zaman sekarang). Aceng adalah salah satu bagian kami dia bagian yang menentukan kapan dan di mana akan diadakannya tawuran. Yang menang biasanya akan dihargai kalo ketemu dan yang kalah harus tunduk dibawah komando yang menang tadi. Jadi pemenangnya bisa melakukan apapun itu seperti minta uang rokok dan masa kalo sedang butuh ketika hendak JALUR lagi. " gak usah gue duluan yang maju, nanti lo bertiga back up gw dari belakang kalo gue keteteran, nanti kalo kita udah nguasai medan, baru anak-anak maju, bikin tiga formasi kanan, kiri dan tengah. Bagi jadi 7 orang perbagian" "Gimna? Ngerti gak,bad" "Ok" jawab badri sambil ngangguk. "Nanti kalo udah gue siap, gw bakal intruksikan, baru kalian gerak" "Untuk Backup gue harap pakai gear dan gw bakal pakai double clurit! ,ok ngerti gak? "Ngerti ras!" jawab badri, aceng dan roni kompak . "Kalo gitu kasih tahu bagian ketua grup" "Biar cepet siap-siap!" Gw maju paling depan sebagai ketua geng basis pelajar smp di kecamatan gw,gw baru kelas 3 smp tapi nyali gw paling besar Gw sering tawuran dan sering mimpin paling depan dan sering menang juga dan kalah juga pernah. Gw hanya bermodalkan keberanian dan tekad serta keyakinan yang matang. Gw belajar tarung bye one atau bye two atau lebih itu dari abang-abangan sebelum gw. Gw terinspirasi dari abang-abangan gw itu. "Anjing! Sini lo! Maju lawan gue, bangsat! Yapisma anjing!"
Rara [ Proses Penerbitan ] by renipepayosa
52 parts Complete
{Jangan lupa follow sebelum membaca} No. Plagiat!! "Meski perasaan itu penting mimpi adalah Hal utama yang lebih dahulu harus di kejar" Rara violenta Philotra gadis sederhana yang hidup bersama nenek dan kekek nya kerena, kedua keluarga nya mengalami keselamatan. Gadis sederhana yang mendapat biaya siswa di sekolah SMA Metodis sekolah yang semua murid nya anak konglomerat beranda. hingga suatu insiden kecil yang menyebabkan pertemuan antara Rara dan Raihan Caisar wiliam. cowok yang cuek yang perparas tampan dan pendiam, ia ketua exkul musik di sekolah Metodis itu sekaligus anak dari pemilik sekolah itu, ia juga ketua geng motor yang terkenal dengan raja jalanan dan berandalan. "Maaf kak Rara mau tanya" "tanya apa enggak usah izin kali, kalau mau ngomong! " "Kenapa kakak ketua exkul music, kakak kan enggak pernah ikut eskul nya" "Emang masalah buat lo! " "Iya, enggak sih kak" "iya karena kemarin pemilihan ketua eskul music Orang terganteng jadi, gw yang dipilih nasib orang ganteng" "kakak lucu deh" "kok gw yang lucu lo, tuh yang lucu gemes banget sih lo" •••• "Udaranya sejuk ya kak"ujar Rara melihat Pemandangan bukit. "Iya Ra, gw ajak lo ke sini gw mau ngomong Sesuatu sama lo! " "Gw tau kita baru kenal dan gw tau seiring berjalan waktu kita akan ketemu orang baru" "Matsut kakak apa sih? " Lo emang enggak peka ya Ra.. "Matsut gw, gw... gw.. gw.. sebenaraya suka Sama lo Rara Violenta Philotra" "Hahaha, sorry kak seperti kakak bilang tadi Kita masih baru kenal dan kita juga belum Mengenal sifat-sifat asli kita gimana dan Lagi pula perjalanan hidup kita masih Panjang yang harus kita hadapi, dan lagi Pula aku udah punya komitmen dalam hidup Aku sebelum aku sukses dan membangangkan Nenek dan Kakek" "Okey gw akan tunggu 6 tahun lagi" "Lah kakak serius mau tunggu 6 tahun lagi" "Hm" "Makasih kak" Penasaran kan kelanjutan kisah Rara dan Raihan apakah Rara goyang sama komitmen Nya atau sebaliknya??
JEKYLL (EXO vs X-EXO) by aliara-L
22 parts Ongoing
Dunia paralel dan kepribadian ganda. Apakah ada yang mempercayai itu? Kala alam itu telah rusak akan kesalahan kalian sendiri, kalian buat semuanya menjadi sebuah malapetaka yang besar. Amarah akan 'bayangan yang nyata' itu, yang berjalan perlahan mendekati kalian. Menyeret rantai besi, yang kan membawa kalian, menuju neraka itu. Tetapi, bukan menjadi kalian. Jika kalian tak melakukan kebejatan itu. Kalian, bukan, bahkan seluruh umat manusia. Dirinya, bayangan yang nyata itu, bawa siksaan yang pedih bagi mereka. Mula-mula, raga mereka kan dimasuki oleh sosok bayangan. Hingga kemudian, mereka bunuh raga itu perlahan-lahan. Membawa diri itu, menuntun raga itu, untuk mencabut nyawanya sendiri. Bukankah jika tak ada yang tahu, itu bisa saja disebut sebagai percobaan b*nuh diri? Hingga ternyata semuanya terlambat, dan telah dimulai. Lelaki bersurai putih semu perak bersama sahabatnya itu. Yang bisa disebut mereka memiliki kepribadian ganda akibat ulah umatnya. Mereka akhirnya berusaha, menguak akan apa yang membuat mereka seperti itu. Menjadi hampir gila, bahkan hal itu hampir saja membunuh mereka! Darah tumpah, mengalir membasahi tanah, dibawah langit merah. Iris mata bercahaya mereka menatap pada langit itu. Lalu mereka tersadar, akan sebuah pertanyaan. Mengapa mereka melakukan ini. Sosok bayangan yang nyata itu berkata: "Kalian bodoh sebab menganggap aku adalah dalang utama dari segala kerusakan di dunia kalian. Semuanya ini adalah akibat dari kebejatan kalian sendiri. Padahal dahulu sempat ada yang hampir memusnahkan portal itu, namun ternyata semuanya sia-sia. Lalu, bagaimana akhirnya? Lihatlah pada sekitar, apakah kebejatan itu telah tiada, atau justru semakin banyak?" EXO/X-EXO -Cerita ini murni dari hasil karya saya sendiri. -Jika ada suatu kesamaan mungkin unsur ketidaksengajaan. Happy reading
You may also like
Slide 1 of 9
Untuk Mengungkapkan Terima Kasih Guru Pada Hari Guru,Aku Mengirim Peluru Meriam cover
Senja Termendung cover
SENGSARA cover
Asya Amarra [ By astar1913 ] cover
Self Injury's(complete)✔ cover
Langit Yang Merenggut Cinta  cover
penyesalan cover
Rara [ Proses Penerbitan ] cover
JEKYLL (EXO vs X-EXO) cover

Untuk Mengungkapkan Terima Kasih Guru Pada Hari Guru,Aku Mengirim Peluru Meriam

10 parts Ongoing

Ketika Pan Lin terbangun, dia melakukan perjalanan ke ruang dan waktu paralel, menjadi seorang anak berusia tujuh tahun, dan memulai karir sekolah dasar, dan kepala sekolah juga memulai perjalanannya untuk mengatasi kesengsaraan. Pan Lin: "Kepala Sekolah, selamat Hari Guru. Anda telah bekerja keras. Ini adalah hadiah Hari Guru untuk Anda." Kepala Sekolah: "Memang saat saya melihat peluru antipesawat itu, kaki saya memang agak lemas, tapi saya benar-benar tidak buang air kecil!" Polisi: "Saya mengeluarkan cangkangnya sambil mengenakan pakaian tahan ledakan, tapi dia menggalinya dengan tangan kosong." Setelah menerima "terima kasih yang tulus" dari kepala sekolah, polisi, dan lainnya, Pan Lin juga terikat pada sistem "Tiga Siswa yang Baik" dan memperoleh serangkaian keterampilan dunia bawah, Dalam perjalanan menuju kehidupan yang sehat, dia melangkah lebih jauh! Saya pikir menggali peluru antipesawat akan menjadi operasi terakhir, tetapi dengan suara ledakan, Pan Lin menggali ranjau, mayat, senapan mesin ringan, dan bahkan makam berusia seribu tahun! Netizen: "Hahaha, wakil kepala sekolah semakin dekat dengan kepala sekolah setiap hari." Kepala Sekolah: "Apakah ini tentang Pan Lin lagi? Cepat! Bawakan aku pil penyelamat jantungku!"