Forgetting You

Forgetting You

  • WpView
    Reads 10,345
  • WpVote
    Votes 328
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 17, 2015
Jikalau hidup itu selalu akan menemui bahagia di akhir, kenapa Virza tidak? Terjebak pada seseorang yang membingungkan itu nggak enak, kesel, susah, pusing, galau, bahkan ia sendiri pun jadi ketularan bingung. Anton bukan pemuda yang memiliki kelainan malfungsi otak sih, bahkan ia cerdas. Ranking satu paralel sejagad SMA Negara siapa yang bisa? Namun justru itu yang membuat Virza sulit untuk memalingkan diri dari pemuda yang satu ini. Tingkah lakunya, sikap, dan kedewasaannya tak mampu membuatnya berhenti untuk mengaguminya. Ditambah lagi, perhatian Anton jelas-jelas menunjukkan jika ia bukan gadis malang yang bertepuk sebelah tangan. Tapi... kenapa Anton selalu saja di sisi Riana? Mereka dekat, banyak teman lain yang mengatakan bahwa mereka memiliki hubungan khusus. Namun mereka mengelak. Virza bingung mau bagaimana. Padaha ia ingin fokus agar dapat mewujudkan apa yang pernah ia sepakati : Stanford! Di sisi lain, Riana juga telah memiliki seseorang dalam masa lalunya. Seseorang yang ia sebut sebagai Kakak itu mampu membuatnya terdampar di ranjang rumah karena kerinduan yang diakibatkan olehnya. Siapa gerangan pemuda itu? Anton? Lalu bagaimana dengan Virza? Dengan orang yang diam-diam juga menaruh hati pada Virza? ---------------- Hai, ini cerita pertamaku di wattpad. Terimakasih sudah mampir! Saya ingin berterimakasih kepada rifkaazzahra karena dia lah sebab saya menulis di sini. Hihihi Semoga tidak pusing baca cerita saya :D
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Semesta Angkasa | Teenlit ✔
  • Before Us✓
  • Date With Benefit
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Ex or New? [REVISI]
  • Love Bombing
  • Antara Nada dan Lensa
  • Jeya✔️

"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines