Different Side

Different Side

  • WpView
    Leituras 422
  • WpVote
    Votos 57
  • WpPart
    Capítulos 11
WpMetadataReadConcluída dom, mar 3, 2019
Tidak semua yang kamu lihat di depanmu, sama seperti apa yang terjadi di belakangmu... "Aku beda bukan untuk menunjukkan kalau aku bad atau baik nya Mik. Aku cuman gak mau liat wanita yang aku cinta setelah mama nangis karena kehilangan salah satu cintanya," -Dika "Aku percaya kamu Dik. Aku percaya kamu hilang sekarang, tapi aku rumahmu. Dan kamu adalah penghuni kok yang menetap, saat banyak orang meninggalkan setelah menggoreskan banyak tinta di dindingnya. Aku percaya kamu akan kembali Dik," -Mika Different Side 2019 by coklatcoklatmanis
Todos os Direitos Reservados
#150
nerdboy
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • BarraKilla
  • ATHALARIQ
  • LOVE VIBES
  • ADEUS
  • Aku Menyerah (COMPLETED)
  • 3 Dimensi
  • CHEATING [ END ]
  • About Us [On-Going]
  • Rintik Hujan
  • Apakah Mencintai Itu Salah? [Completed]

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo