ARKANA
  • WpView
    Reads 26,251
  • WpVote
    Votes 852
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 26, 2020
Higest Rank #155 Coldboy 6 Mei 20 #136 cold 20 feb 19 #764 masalalu 27 Maret 19 #336 masalalu 10 April 19 Berawal dari Nara yang harus tinggal dirumah Arkan. Cowok dingin dengan segala kepintarannya. Keduanya selalu ribut atau bertengkar padahal itu hanyalah hal sepele. Siapa yang akan menyangka bahwa dihati keduanya tumbuh benih-benih cinta? Seseorang dimasalalu Arkan kembali ditambah masalah keluarga yang menggangu hubungan mereka. Akankah mereka akan tetap bersama? Atau menyerah dengan keadaan? Kepercayaan dan kesetiaanlah kuncinya. Kita lihat seberapa baper cirita ini. Gak usah banyak cincong mari dibaca dan buktikan!! 😊😉
All Rights Reserved
#620
coldboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY ADORABLE NEIGHBOR
  • DAKSA [END]
  • My Cold Prince 2 || (T A M A T)
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • Ari dan Ara (Sudah Terbit)
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • My boy Is Cold Prince [SUDAH  TERBIT]
  • 3 Dimensi
  • ARGA [Completed]

Apa jadinya jika ruang gelap yang dingin dihadapi oleh benda berkilau yang hangat? pasti menakjubkan. Gadis kecil yang awalnya ogah-ogahan pindah rumah sampai tantrum berkali-kali tetapi berubah pikiran dalam waktu beberapa hari. Lira kecil menemukan hal menarik yang membuat dirinya ingin menetap, alasannya Narendra Ezra Putra. Bocah laki-laki sebrang rumahnya yang tidak pandai bersosialisai namun sangat menawan, Lira sampai jatuh hati loh. Beranjak dewasa tidak banyak mengubah sikap Aren, tetapi hubungan dan ikatan mereka tidak bisa disepelekan. Seperti saat di sekolah menengah atas. "Lira Lira!" seorang pria dengan wajah memar dan baju kusut berjongkok dihadapan Lira yang sedang berpangku tangan, dia menatap heran. "Si Narendra itu monster, engga pandai berteman dan sekarang mau jadi preman." Nada adu domba yang pekat. Lira tersenyum lebar, matanya membentuk bulan sabit, "Benarkah?" kepalanya menoleh ke arah pintu kelas, dia menghampiri laki-laki yang berdiri tegak ditengah pintu, lalu "Hebat! Aren mulai berubah perlahan." Matanya berbinar sambil mengusap rambut Aren bangga. Satu kelas ternganga, adegan macam apa ini? Orang adu jotos malah diapresiasi, arena tinju, kah? Lira mungkin lahir dengan segudang dukungan dan cinta kasih di sekelilingnya, dia tidak akan redup hanya karena satu orang meninggalkannya. Namun, Narendra bisa kehilangan cahayanya jika Lira tidak lagi memedulikannya. 22 Januari 2025💐 Cover by pinterest Edit by canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines