Cinta Dalam Diam (Lisya)

Cinta Dalam Diam (Lisya)

  • WpView
    Lecturas 471
  • WpVote
    Votos 46
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, abr 2, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Kisah seorang remaja berusia 16 tahun yang dianugerahi wajah cantik dengan perpaduan mata bulat bening, pipi tembem, kulit putih bersih, badan yg tidak terlalu tinggi namun juga tidak bisa dikatakan pendek ini bisa dikatakan ciptaan Allah SWT yang sempurna dan dengan ditambah kepala yang senantiasa tertutup dengan khimar panjang ini menambah nilai plus bagi setiap orang yang melihatnya. Remaja yang tengah menuntut ilmu di SMAN 1 Bandung ini harus rela pindah mengikuti kedua orang tuanya karena Ayahnya yang harus mengurus perusahaan pusat yang berada di Jakarta. Bagaimana kehidupannya kelak dengan suasana Jakarta yg berbeda jauh dari asalnya? Akankah kehidupannya berjalan lancar sama seperti kehidupannya dulu di Bandung? Kita lihat saja nantinya. Biar waktu yang menjawab. Biar saja semua berjalan sesuai skenario Allah ________ Bertemu denganmu adalah takdir Mencintaimu adalah anugrah Memendamnya adalah keharusan Biar saja rasa ini menjadi urusanku Kuserahkan semuanya pada takdir -Lisya Khoirun Atmadja
Todos los derechos reservados
#28
lisya
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cinta tak keliru (END)
  • Mujahadah (Sudah Terbit)
  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • Hijaber Girl and Bad Boy✔[Sudah Terbit]
  • This is My Future | END
  • Ternyata Takdirku adalah Kamu
  • Rasa Dalam Sujudku
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Ketukan Takdir

(Harus Follow sebelum baca, biar bisa baca) Pertemuan memalukan itu adalah awal dari kisah ini. Perjodohan dadakan, pernikahan yang tinggal menghitung hari serta hati yang masih keliru. Semuanya berbaur menjadi satu. Akankah semua ini akan berakhir seperti kisah bahagia lain. Dimana awal dari perjalanan ini telah diawali dengan kekecewaan karena ketidaktepatan waktu. Tapi skenario Allah SWT tak mungkin keliru, bukan? Allah punya jalan terbaik untuk hambanya. Seperti cinta yang dilandasi keimanan tak akan keliru.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido