"Kak niko sang pangeran kelas"

"Kak niko sang pangeran kelas"

  • WpView
    LETTURE 868
  • WpVote
    Voti 13
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, feb 3, 2019
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Serial cerita ini di mulai dari anak sang juragan kaya raya yang ingin pacaran sama seorang siswi sma yang bernama milan, meskipun milan itu adik dari sang raja telkin, kata si niko "ah.. biarin kek siapapun die meskipun anak/adek raja gue bakalan setia sama orang itu seumur hidup gue...,hihihi..." Meskipun cerita "kak niko sang pangeran kelas sama masa lalu itro ini ikut membawa orang dari desa gyadi yang sekarang sudah terbukti bahwa mereka yang tadinya warga biasa setelah tinggal di istana telkin mereka malah menjadi seorang yang namanya sangat di tinggikan saking hormat dan patuh terhadap anggota keluarga karane" saksikan cerita si Aska dan karane yang berjudul "The kinesis 1-4". terima kasih
Tutti i diritti riservati
#37
aska
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • OUR FAMILY [SJY&KMJ]
  • GUS GIBRAN ( PERJODOHAN.)  TERBIT
  • Tuan Muda?
  • Kisah Dua Alam
  • 𝑃𝑒𝑟𝑡𝑒𝑚𝑢𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑎𝑘 𝑡𝑒𝑟𝑑𝑢𝑔𝑎 (HIATUS)
  • Bukan Kisah Novel • Tamat
  • ALRIN

Menceritakan tentang satu keluarga yang begitu harmonis. "Lala tidak suka suara berisik Wira, menganggu." ucap seorang gadis kecil yang masih berusia tujuh tahun, Nada bicara nya biasa saja tetapi menusuk "Wira kan tidak bisu, Kalau Lala tidak suka keributan ya pergi saja sana!" jawab seorang anak laki-laki yang seusia dengan Lala. mereka kembar, tentu saja. "Berantem terus sih, Lala jangan begitu ya. Wira juga, saling maaf-maafan dulu" ucap ibunda- Sabila lula- mencoba menengahi pertengahan kedua bocah di hadapannya. tetapi Lala malah menaruh kedua tangan nya di depan dada dengan bibir maju beberapa centi "Kalau gamau maaf-maafan, Ayah engga mau beliin alat-alat lukis dan mainan buat kalian lagi." Ucap ayahanda- Jack Bert Wijaya- terdengar serius. Si kembar lantas saling pandang, dan yang pertama mengulurkan tangan adalah Wira. karena bocah itu takut sekali jika tidak di belikan mainan, menurutnya mainan itu separuh hidup nya. "Nah, begitu kan enak dilihat" Sabila dan Jack kompak tersenyum melihat kedua anak nya kembali akrab dan suasana terasa hangat. ⚠️LANJUTAN CERITA 'JATUH CINTA' ⚠️ Usahain baca cerita 'Jatuh Cinta' lebih dulu ya, tapi kalau engga mau juga ga masalah karena di cerita ini komplit. Tapi usahain yaa.. itung-itung bantu ramein cerita itu, hehe

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti