Angkasa
  • WpView
    Reads 67,493
  • WpVote
    Votes 1,923
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 23, 2020
<<< Berbagi tips 4M. Mencintai. Mengharapkan. Melupakan. Meninggalkan >>> "Lo bertahan karena cinta, tapi kenapa lo nggak pergi saat lo benci?" ~Marcello Angkasa Raymond "Karena sebagian perasaan bisa aja berubah." ~Azzura Aldebaran "Tapi sebagiannya lagi nggak akan bisa berubah. Contohnya gue." "Kalau gitu nggak usah berubah. Takutnya, perasaan gue ke lo juga berubah" ~~~~ Bertemu dengan laki-laki dingin, anak pemilik sekolah, dan jadi idaman sekolah itu termasuk anugerah atau bukan? Bukan bagi Anastasya Azzura Firdha Aldebaran. Hidupnya menjadi semakin rumit. Laki-laki itu terus muncul di dalam hidupnya dengan segala peraturan-peraturan aneh yang selalu Angkasa taati, dan sebaliknya selalu Azzura langgar. "Lupain perjanjian itu. Lo jadi pacar gue, dan gue hapus semua peraturan yang ada di sekolah ini" Hingga saat ini Azzura tidak tahu apa yang membuat Angkasa ingin menjadi pacarnya dan mengorbankan peraturan yang selama ini selalu ia junjung tinggi. Dia laki-laki misterius, super dingin yang tidak bisa ditebak rupanya memiliki masa lalu yang membuatnya harus berpisah dengan kakak tercintanya. Apa yang membuat perpisahan itu? "Baru pertama kali gue liat, cowok yang berani nyakitin ceweknya karena sebuah peraturan konyol." ~Antariksa Marcello Azka "Kalau lo mau dia, harusnya liat dulu siapa lo sekarang", ~ (masih dirahasiakan) "Gue selalu jadi princess dimanapun, kecuali di hati lo." ~Georgina Ratu Rosalind. #Please Vomment untuk mendukung proses kelanjutan jalan cerita. Thanks:) Selamat membaca:)
All Rights Reserved
#260
we
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cheerful Girl [ENDING]
  • [END] Blind Rainbow
  • ALGARES [Hiatus]
  • My Jupiter
  • Astronomi
  • Fall And Love
  • ANGKASA ✔
  • Angkasa [Telah Terbit]
  • Psychopat [SELESAI]
  • Daniel

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines