Story cover for X dan Dia by siriuskhans
X dan Dia
  • WpView
    Reads 53,973
  • WpVote
    Votes 4,960
  • WpPart
    Parts 26
  • WpView
    Reads 53,973
  • WpVote
    Votes 4,960
  • WpPart
    Parts 26
Complete, First published Feb 04, 2019
'Mungkin tak semua orang dapat memahami apa yang kita rasakan. Tak sedikit pula orang hanya ingin tahu, bukannya benar-benar peduli.' Itulah yang dirasakan Raina. Seorang gadis yang memiliki trauma akibat pembunuhan kedua orang tuanya.

Sembilan tahun semenjak kejadian pembunuhan orang tua Raina, kini sang pelaku kembali dan membuat semua orang tak bisa tenang.

Pembunuhan demi pembunuhan terjadi. Semua korban adalah wanita, memiliki luka di bagian tubuh yang sama, juga tanda X pada telapak kakinya.

Sebenarnya siapakah pelaku dari pembunuhan berantai ini? Benarkah si X telah kembali? Atau pembunuhan yang terjadi merupakan tiruan dari 9 tahun yang lalu?

Temukan jawabannya dalam cerita "X dan Dia"

*Highest Ranking*
#1 dalam Detektif (11 januari 2020)
#1 dalam Kasus (11 januari 2020)
#4 dalam Kriminal (11 januari 2020)
#6 dalam Pembunuh (11 januari 2020)
All Rights Reserved
Sign up to add X dan Dia to your library and receive updates
or
#437kriminal
Content Guidelines
You may also like
kata kunci  by paus_7
35 parts Ongoing
seorang gadis bernama Exa bersekolah di tepat sekolah terkenal di jakarta,sekolah SMA negeri 2 yang terkenal atas prestasi maupun murid muridnya namun sekolah itu tersimpan teka teki,dan tantangan yang susah buat Exa mendapatkan bukti bagaimana kisah Exa memecahkannya? "Aku tetap akan mencari bukti,di balik pembunuhan yang selalu terjadi!"tekadnya Exa Nayesa Di suatu malam di sekolah,Exa menyelinap bersama Glen di perpustakaan "Proyek phionix,mereka menjadikan siswi dan siswa meninggal karena proyek itu!"ucap Exa mengotak Atik komputer Glen mengangguk "Kita harus menemukan terlebih dahulu identitas mereka" ..... Di sisi lain Exa melawan mereka semua,tembakan di bahunya terus mengeluarkan darah"Exa menghindar"teriak ibu ayu namun Exa terkena sayatan di dadanya Exa melihat Mira tersenyum padanya "sakit maaf yah?" Exa melihat di belakang pembuly yang Exa pikir mereka pembunuh ternyata di bunuh,Exa tersenyum manis"umpan balik,"Exa memasukkan sayatan pisau di leher Mira,dan memeluk Mira Exa memeluk Mira erat, pisau masih tertancap di leher Mira. "Kau pikir aku tak bisa melawan?" Exa bisik, napasnya berat. Mira mata terbelalak, darah mengalir deras. "Aku..salah..." Exa tersenyum dingin, "Terlambat untuk penyesalan." Bu Ayu terkejut, "Exa, berhenti! Kau sudah menang!" Tiba-tiba, Glen, Leona, dan Aldi muncul, terkejut melihat kejadian itu. "Exa, apa yang kau lakukan?" Glen bertanya, khawatir. "A-aku memang terlahir lemah,tapi tekad ku tak selemah itu" Penulis 🖊️: "Dari cerita ini, kita belajar orang lemah bukan berarti tak kuat,dari cerita exa kita bisa menyimpulkan bahwa dia adalah seorang wanita yang lemah namun memiliki tekad yang kuat memecahkan teka teki adegan yang terjadi di sekolah nya,saya selaku penulis meminta maaf selebihnya bila ada bialog yang berlebihan,buruk atau berlebihan dan adegan berlebihan maaf,dan makasih sudah membaca cerita saya!,tunggu update selanjutnya jangan lupa follow dan vote notifikasi mu adalah semangat saya makasih"
TOPENG by BeautyBrownEyes
25 parts Complete
Seorang gadis ditemukan meninggal di dalam kamar kostnya. Dugaan awalnya adalah bunuh diri, namun kemudian terbukti bahwa dia telah dibunuh. Polisi bergerak mengumpulkan data dan bukti untuk mengungkap kasus ini. Seiring dengan berjalannya penyelidikan terhadap kematian Ayu-gadis yang menjadi korban pembunuhan itu, beberapa bukti dan saksi memberikan indikIasi adanya kasus lain yang terkait dengan pembunuhan itu. Pembunuhan seorang mahasiswa bernama Andika Ramandhana dan penganiayaan berat seorang eksekutif muda Ramon Wigarda. AKP Bimo Setiawan mengerahkan kemampuannya untuk menemukan sang pelaku dan penyelidikannya membawa seorang gadis bernama Kikan Ariana sebagai tersangka, dan juga Aneta-gadis misterius yang kelihatannya mempunyai hubungan yang erat dengan Kikan Ariana. Perkembangan selanjutnya membuat Bimo harus meminta seorang psikiater yang sebelumnya pernah bekerja sebagai psikiater kepolisian untuk membantunya membongkar kasus yang rumit ini. Lindya Dinata belum siap memulai kembali karirnya yang sempat terhenti selama lebih dari satu tahun namun Ia sangat antusias ketika Bimo memintanya untuk kembali ke kepolisian dan membantunya membongkar kasus Kikan Ariana dan Aneta. Lindya berharap, kembali bersama dalam menangani sebuah kasus, bukan hanya mendekatkan kembali Bimo dengannya, tetapi juga membuka banyak hal yang selama ini menjadi penghalang bagi mereka untuk bersatu. Selain itu, keinginan utamanya adalah ia ingin membebaskan diri sepenuhnya dari bayang-bayang dan pengaruh ayahnya-dokter Alfiandi-seorang psikiater terkenal yang ternyata mempunyai masa lalu yang berhubungan dengan tersangka Kikan Ariana.
You may also like
Slide 1 of 9
[END] High School of Mystery: Crimson Case cover
My Psychopath Patient (TAMAT) cover
kata kunci  cover
TOPENG cover
School Case [COMPLETED] cover
BITTER AND SALTY [END] cover
Psikopat [Tamat] ✓ cover
THE SINS cover
Page [END]  cover

[END] High School of Mystery: Crimson Case

39 parts Complete

[High School of Mystery 2] "Kebenaran harus ditegakkan apa pun resikonya." Kehidupan Kevin dan teman-temannya kembali terusik dengan kehadiran kasus pembunuhan di sekolah mereka. Dimulai dari mayat seorang siswi yang ditemukan tewas kehabisan darah di dalam toilet dengan meninggalkan jejak-jejak penyiksaan yang begitu sadis. Tak berselang lama, seorang siswa yang memiliki hubungan erat dengan korban pertama juga ditemukan tewas di dalam ruang kelas dengan kondisi yang jauh lebih mengerikan. Beberapa waktu berlalu. Pelaku sepertinya sengaja membuat kasus-kasus tersebut terlihat seperti kasus bunuh diri sehingga polisi tak punya pilihan lain selain menghentikan penyelidikan. Tak lama kemudian, seorang gadis dari klub teater juga nyaris bernasib sama dengan kedua korban sebelumnya seandainya seseorang yang sangat misterius datang menyelamatkannya. Kemampuan mereka sebagai detektif kembali diuji dengan kasus pembunuhan yang seolah tanpa akhir. Mereka hanya memiliki dua pilihan. Menghentikan pelaku dan membuat permainan ini menjadi happy ending. Atau, membiarkan semuanya terjadi hingga berakhir mengerikan. Permainan berdarah baru saja dimulai. Sebuah kasus ternodai warna merah yang lebih kelam daripada darah. Warna merah krimson.