Ice Boy ( REAL ) ✔

Ice Boy ( REAL ) ✔

  • WpView
    Leituras 344
  • WpVote
    Votos 89
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadMaduroConcluída sex, jun 14, 2019
" LO GAK BISA SEENAK JIDAT LO UNTUK MEMPERMAINKAN PERASAAN GUA KA " Bentaknya dengan nada kencang " Maksud lo? " Tanya Ilham dengan wajah datarnya. "Akh, susah emang kalau ngomong sama orang yang gak punya hati " Ucap nhita, setelah itu dia pergi meninggalkan Ilham. Yuhuuuuu silakan membaca
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • ANELKA CALVARY
  • "Gue Ganteng!!" (COMPLITED)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • SPOILEDBOY
  • THE CLIMB [Completed]
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • ALYA (END)
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]

Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo