Rasa
  • WpView
    Reads 239
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 3, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Tagsbahasa
Setiap orang pasti mempunyai Selera Rasa masing-masing, tak terkecuali dengan Rasa Pahit. Terdengar aneh sebenarnya ketika mengetahui ada yang menyukai Rasa Pahit. Ya itulah manusia. Ada yang biasa biasa saja dan Ada juga yang luar biasa. Adipta wijaya, seorang pria yang suka dengan Rasa Pahit. Menurut Dipta, Pahit yang dia suka itu adalah seorang perempuan yang sering dianggap 'aneh' oleh lingkungannya, Anandita Halila.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BRAVEHEART (Tamat)
  • R?!
  • TENTANG RASA
  • Cinta Kedua (END) 21+
  • FIRST LOVE (END)
  • FRIENDzone (Completed)
  • Second Hearts
  • My Duchess / End
  • My love My Brother (END) 20+

Untuk pemesanan pdf hubungi admin. 082165503008 Admin Nana Seruni Arkadewi merasa dunianya runtuh satu persatu, saat sebuah kecelakaan merenggut kesempurnaan indrawinya. Kedua kakinya yang sebelumnya kuat dan lincah, kini menjadi timpang. Dan ternyata kemalangannya bukan hanya itu saja. Dimulai dari penghianatan kekasih dan sahabatnya yang menjalin hubungan di belakangnya, hingga desakan ayah tirinya yang ingin menikahkannya dengan seorang bandot tua karena harta. Muak dengan stigma bahwa takdir seorang wanita adalah di dapur, di sumur dan di kasur, Seruni minggat dari desanya. Ia ingin membuktikan bahwa seorang wanita dengan segala keterbatasan fisiknya, mampu berdiri di atas kakinya sendiri jikalau mau berusaha. Sementara itu, Antonio Brata Kesuma--sang anak sultan klan Brata Kesuma, paling tidak bisa mentolerir segala bentuk ketidaksempurnaan. Baginya semua yang cacat, tidak akan masuk hitungan. Baik itu berupa barang, ataupun orang. "Saya tidak minta dikasihani. Yang saya pinta hanya satu. Jangan menjadikan ketidaksempurnaan saya sebagai alasan untuk menjegal semua impian-impian saya. Saya memang cacat, tapi saya tidak bodoh. Saya mohon, izinkan saya berjuang." -Seruni Arkadewi- "Kamu itu selemah-lemahnya manusia. Sudah cacat, perempuan lagi. Sudahlah, terima takdirmu dan diam saja di rumah. Jangan mempersulit diri sendiri. Dunia ini keras. Ketahuilah, tekad tanpa amunisi, itu artinya bunuh diri. -Antonio Brata Kesuma-

More details
WpActionLinkContent Guidelines