Tebar Ilmu Manfaat

Tebar Ilmu Manfaat

  • WpView
    Leituras 8
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, mar 11, 2019
Jika agama telah menjadi dogma-dogma, Maka do'a-do'a akan kehilangan makna.. Jika cinta sudah menjadi rumus-rumus logika, Maka kasih sayang akan dipenjara.. Jika Agamawan selalu menganggap orang lain kotor, Maka kesucian hanyalah bahan gurauan.. Jika laki-laki menganggap wanita adalah tubuh tanpa rasa, Maka akal sehat sudah terbekukan.. Jika kaum perempuan menganggap kaum lelaki adalah mesin, Maka kelembutan sudah tak berarti.. Jika penguasa menganggap rakyat hanyalah masa, Maka hukum akan selalu diludahi.. Jika kaum politisi menilai manusia hanyalah deretan kepala, Maka kebenaran hanya fatamorgana.. Dan jika cinta sudah dianggap barang dagangan, Maka dunia sudah berada diujung kehancuran..
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Dia, Manusia Bernama "Lelaki"
  • ONE MORE
  • cinta yang terlambat
  • Tahajjud cinta (TERBIT)
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • Insyaa Allah...
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)

Dalam kehidupan ini kita tidak bisa menentukan pilihan akan terlahir dengan jenis kelamin apa. Tuhan, telah menegaskan bahwa Dia menganugerahkan tugas yang sama kepada setiap makhluknya, yaitu sebagai 'abdun dan kholifah fil ardh. Sebab tugas itulah kemudian kita sebagai manusia baik laki-laki maupun perempuan harus memperoleh akses yang sama dalam upaya mewujudkan tugas tersebut dengan baik. laki-laki dan perempuan bekerja sama, saling bermitra, saling mendukung dan bergaul dengan cara yang baik untuk bisa menggugurkan tanggung jawab tersebut dengan sempurna. Namun, pada kenyataannya stigma masyarakat masih mengantarkan perempuan pada wilayah terpinggirkan. Perempuan tidak diperkenankan membuat keputusannya sendiri. Lalu, laki-laki masih menjadi superior dan mendominasi dalam lingkungan tersebut. Segala kehendak lelaki harus diutamakan, bahkan tidak sedikit dari mereka yang lolos dari hukuman dunia sebab dosa yang mereka lakukan. Mereka, masih dianggap baik dengan balutan superior dan kegagahan mereka. Dunia, masih sulit mengungkap itu semua. Sedang jika terjadi kesalahan yang disebabkan oleh keduanya, maka hanya perempuanlah yang menanggung dosa, sedang laki-laki, masih bisa melanjutkan hidup seperti tak terjadi apa-apa. Namun, kondisi dan situasi semacam itu tidak pernah disadari Rumania sampai suatu ketika dia tidak sengaja membaca sebuah buku pencerah dari semua yang dia alami kemudian lanjut pada beberapa buku berikutnya. Sejak saat itu dia menyadari bahwa lingkungannya sedang tidak baik-baik saja. Lingkungannya masih terlalu menafikkan dosa yang dilakukan oleh Dia, Manusia Bernama "Lelaki".

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo