Tebar Ilmu Manfaat

Tebar Ilmu Manfaat

  • WpView
    Přečtení 8
  • WpVote
    Hlasy 0
  • WpPart
    Části 2
WpMetadataReadRozepsáno
WpMetadataNoticeNaposledy publikováno pon, bře 11, 2019
WpInfo
Fikce
Romantika
Jika agama telah menjadi dogma-dogma, Maka do'a-do'a akan kehilangan makna.. Jika cinta sudah menjadi rumus-rumus logika, Maka kasih sayang akan dipenjara.. Jika Agamawan selalu menganggap orang lain kotor, Maka kesucian hanyalah bahan gurauan.. Jika laki-laki menganggap wanita adalah tubuh tanpa rasa, Maka akal sehat sudah terbekukan.. Jika kaum perempuan menganggap kaum lelaki adalah mesin, Maka kelembutan sudah tak berarti.. Jika penguasa menganggap rakyat hanyalah masa, Maka hukum akan selalu diludahi.. Jika kaum politisi menilai manusia hanyalah deretan kepala, Maka kebenaran hanya fatamorgana.. Dan jika cinta sudah dianggap barang dagangan, Maka dunia sudah berada diujung kehancuran..
Všechna práva vyhrazena
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • Di Sepertiga Malamku
  • Tahajjud cinta (TERBIT)
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • KEMBANG PADANG KENANGAN (LENGKAP)
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • ONE MORE
  • Anugerah Terindah
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Dia, Manusia Bernama "Lelaki"

UTAMAKAN VOTE!! baca dari prolog, jangan di skip yaa!! Di saat dunia terlelap, ada hati yang tetap terjaga. Bukan karena insomnia, tapi karena rindu yang hanya bisa disampaikan lewat doa. "Di Sepertiga Malamku" mengisahkan tentang Adiva, seorang santri perempuan yang menyimpan rasa cinta dalam diam. Cintanya bukan cinta biasa ia tak pernah berani menyentuh, hanya menitipkan lewat sujud dan air mata. Rayyan, lelaki yang menjadi arah rindunya, hadir seperti mimpi yang terlalu indah untuk nyata. Dalam hening malam, dalam setiap istikharah dan sujud panjang, Adiva belajar bahwa mencintai bukan soal memiliki tapi soal merelakan, dan percaya pada takdir nya. "Aku akan selalu menyebut namamu di dalam doaku dan di waktu sepertiga malamku." ~ Adiva Nazia "Ya Allah, jika dia memang takdirku, dekatkanlah hatinya kepadaku dengan cara mu yang paling indah." ~ Muhammad Rayyan Al Izyan Apakah doa yang dipanjatkan dalam diam bisa mengetuk takdir yang telah digariskan? Atau mereka hanya ditakdirkan untuk saling mendoakan, bukan untuk saling memiliki?

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu