Story cover for All about us by laknuct
All about us
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Feb 04, 2019
Sudut pandangku terhadapmu selalu menganggap dirimu terlalu sempurna untuk dicintai.

   Tentang sebuah kenangan yang pernah ada, Tentang rangkaian kata maupun pola kalimat yang menyatu dalam sebuah ungkapan.

Ungkapan yang tak bisa diutarakan, namun dapat dirasakan.


"Ini cerita kita, bukan cerita mereka!"
All Rights Reserved
Sign up to add All about us to your library and receive updates
or
#19penerimaan
Content Guidelines
You may also like
You're Here, But Not For Me by MyMiela
8 parts Ongoing
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
You may also like
Slide 1 of 9
RUMIT cover
GRIZLEN {On Going} cover
Regrets of Love cover
Untitled Romance cover
Happy Birthday Baekhyun cover
Love In Paris (COMPLETED) cover
Tak Seindah Cinta Yang Semestinya cover
You're Here, But Not For Me cover
Amour et Histoire cover

RUMIT

4 parts Complete

"Ikuti apa kata hatimu" Apa yang sudah kamu dapatkan dan berfikir bahwa dia segalanya , justru hanya berujung mencampakanmu . Sakit bukan? "....."