THE SHIT BROTHER

THE SHIT BROTHER

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 4, 2019
Dulu aku seorang gadis buruk rupa dan polos. ya, begitulah kata mereka yang setia membuli dan menjudgeku. Bukan hanya itu, aku juga gadis yang salah dalam menempatkan hati, aku menempatkan hati pada orang yang salah menurutku, bahkan, menurut dunia. Aku menitipkan hati pada laki-laki kasar yang selalu merendahkanku didepan siapapun. Eits, itu masih belum intinya. Ya, Laki-laki itu adalah orang yang tinggal seatap denganku, dari kecil hingga remaja. Bahkan, kita dilahirkan dari rahim yang sama, ya, dia kakak kandungku sundiri. Tahun demi tahun satu sifat itu hilang dari diriku, yakni buruk rupa. Tinggal sifat polos yang masih melekat pada diriku, itu juga kata sahabatku, terlalu polos! lebih tepatnya, gampang dibegoin!. yah, aku masih saja mau bertahan dengan sikap itu hingga kurasa, aku sudah muak!, dan berjanji akan membuang jauh jauh sikapku ini, jika hati yang memakai hati , mungkin.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Fenly || Un1ty
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • She Is Mine ! (EXO Oh Sehun)
  • My Diary
  • Secret Admirer || UN1TY × StarBe [END]
  • The Iron man
  • I Love You
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • my idol is an sweet brother

Sama halnya seperti semburat warna pelangi Gugusan bintang di langit dan aurora Borealis Beberapa entitas indah memang diciptakan untuk dipandang Bukan untuk diraih apalagi dimiliki Bagaikan mengharap pakistan bersatu dengan India Jangankan kasih sayangnya, perhatian darinya saja tak dapat ku miliki Ini bukan bagaimana aku mengisahkan cerita cinta dalam hidupku, kisah ini tak berisi bagaimana aku bertemu gadis cantik karna tak sengaja menabraknya atau tak sengaja satu kelas dengan dia, kemudian kami saling jatuh cinta dan bahagia. Tidak ini jauh dari kisah seperti itu. Aku ingin menceritakan kebohongan mamaku yang mengatakan kalau semua akan baik-baik saja. Aku ingin menceritakan kebohongan mama yang katanya akan menemaniku selamanya dan aku juga ingin menceritakan kebohongan mama tentang bagaimana indahnya memiliki saudara. Aku tak mengerti bagaimana bisa wanita yang paling ku percaya tega membohongiku, aku masih tak mengerti bagaimana Tuhan menuliskan kisahku ke arah mana, ia memberiku air mata tapi sepertinya lupa menuliskan kata bahagia, setelah semua kebohongan itu ku terima, setalah takdir itu Tuhan mainkan kehidupanku banyak berubah. Kepedihan dan penderitaan mulai tertarik untuk singgah. Meninggalkan rumah, dan tinggal dengan manusia-manusia random akan menyenangkan pikirku, hingga aku lupa jika salah satu dari mereka adalah sumber luka yang nyata. Sia-sia aku lari ternyata luka itu turut mengikuti, ingin mencoba membenci tapi aku tak akan pernah sanggup perangi. Hingga kini luka itu abadi dalam hati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines