THE SHIT BROTHER

THE SHIT BROTHER

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 4, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dulu aku seorang gadis buruk rupa dan polos. ya, begitulah kata mereka yang setia membuli dan menjudgeku. Bukan hanya itu, aku juga gadis yang salah dalam menempatkan hati, aku menempatkan hati pada orang yang salah menurutku, bahkan, menurut dunia. Aku menitipkan hati pada laki-laki kasar yang selalu merendahkanku didepan siapapun. Eits, itu masih belum intinya. Ya, Laki-laki itu adalah orang yang tinggal seatap denganku, dari kecil hingga remaja. Bahkan, kita dilahirkan dari rahim yang sama, ya, dia kakak kandungku sundiri. Tahun demi tahun satu sifat itu hilang dari diriku, yakni buruk rupa. Tinggal sifat polos yang masih melekat pada diriku, itu juga kata sahabatku, terlalu polos! lebih tepatnya, gampang dibegoin!. yah, aku masih saja mau bertahan dengan sikap itu hingga kurasa, aku sudah muak!, dan berjanji akan membuang jauh jauh sikapku ini, jika hati yang memakai hati , mungkin.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu dan Hujan
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • KOMA || Un1ty
  • Maaf' (Revisi)
  • Secret Admirer || UN1TY × StarBe [END]
  • RUMAH TANPA ATAP 2 (cerita dari pilar yang telah runtuh)
  • Dear Fenly || Un1ty
  • Maina & Maxim
  • serpihan hati
  • She Is Mine ! (EXO Oh Sehun)

Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283

More details
WpActionLinkContent Guidelines