PIECES OF ME

PIECES OF ME

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 19, 2019
Panggil saja aku Emily, Emily Raymond. Aku hanyalah seorang gadis biasa pada umumnya. Biasa dalam artian, sudah pasti hidupku dihadapkan dengan berbagai macam masalah rumit, mulai dari persahabat, cinta, bahkan diriku sendiri. Lupakan soal diriku sejenak. Persahabatan dan cinta ini, adalah dua hal yang jauh lebih penting bagiku, sampai pada waktu dimana, semua terasa seperti menghilang. Ketika hal penting itu mulai menghilang, apa yang harus kusalahkan? Diriku sendiri, atau takdirku? Ini adalah kisahku, dan beberapa orang disekitarku.
All Rights Reserved
#59
hurtfull
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bizzare Love Triangle
  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • LELAH
  • (1) HIM ✔
  • Difficult Love
  • Admire Or Love
  • Verronica (COMPLETED)
  • It HURTS
  • Sebuah Penyesalan
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]

Bizzare Love Triangle Ini mungkin akan terdengar seperti kisah klasik. Kami bersahabat. Aku, Justin & Gladys. Kami sahabat dekat. Amat sangat dekat. Itu karena kami satu asrama. Hufflepuff. Asrama yg selalu menjujung tinggi kesetiaan, Loyalitas, rasa toleransi dan kejujuran diatas segalanya. Aku tak pernah menyadari segala perhatian Justin terhadapku. Bahkan hingga semua orang mulai menggosipkan hubungan kami. Aku masih tak terlalu peduli. Karena di mataku. Dia baik pada semua orang. Karena itu memanglah sifat dari semua penghuni asrama ini. Sekelumit masalah mulai terjadi saat aku mulai menyadari kenyataan bahwa aku menyukainya. Aku menyukai semua perlakuan manisnya padaku Dan ambisi itu mulai muncul. Ambisiku untuk memilikinya. Tapi apa yg harus aku lakukan saat sahabatku sendiri Gladys menyukainya. Perasaan yang dimilikinya jauh lebih tulus dari pada apa yang ku rasakan. Dia bahkan menyuruhku untuk segera berpacaran dengan Justin. Apa dia gila?! Aku tak kan melakukan hal konyol itu. Aku mendapat pilihan lain di saat yg tepat. Seorang kapten Quiddicth menembakku. Itu hal yg mengembirakan bukan?! Yaahh aku sangat bahagia saat itu.. Tapi itu adalah awal tragedi....

More details
WpActionLinkContent Guidelines