If I Become

If I Become

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Tue, Feb 5, 2019
WpInfo
Non-Fiction
"Apa impian kalian saat besar nanti?" ucap seorang wanita paruh baya di depan sana. Menatap seluruh anak muridnya yang sangat antusias pada pelajarannya. "Jadi pengusaha." "Kerja di kantoran." "Menjadi pilot." "Mendapatkan beasiswa ke luar negeri agar bisa menjadi Pianis Internasional." Sontak saja ucapan tersebut membuat seisi kelas hening. Mereka segera menatap sang empunya suara dengan tatapan bingung. Tidak lama mereka saling tertawa seakan-akan ucapannya adalah hal yang konyol. Melihat respon semua teman-temannya yang buruk membuat dia menundukan kepalanya. Ia tidak pernah tau apa yang salah dari impiannya. Bukankah impian merupakan hak setiap manusia di muka Bumi ini? Lantas mengapa di saat ia punya mimpi, semua orang seakan tidak menyetujuinya? Di manakah letak kesalahan impiannya itu?
All Rights Reserved
#103
songfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DREAM
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Semesta Punya Realita
  • HOPE (revisi)
  • Merajut Mimpi Dengan Seutas Tali
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Salah Target [Unpublish]
  • MAHESWARI  (selesai)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • WHEN DESTINED (END)
DREAM

Disini aku akan menceritakan seorang gadis yang memiliki banyak sekali mimpi tapi dia tidak pernah memiliki kesempatan untuk mewujudkannya...ah tidak tidak bukannya tidak memiliki hanya saja dia tidak menyadarinya . Belum Aku akan menceritakan tentang dirinya sedikit Dia adalah seorang pengangguran sekaligus pemalas kesan semua orang tentang dirinya sedikit kurang baik karna status dirinya sekarang. Dia adalah seorang pelengkap cerita yang sempurna. Dia orang yang pendiam. Dia seorang pemimpi tapi dia juga orang yang pesimis. Dia orang yang naif. Orang yang selalu berpikir jika semuanya akan tetap sama hingga tiba tiba dia terbangun dan menyadari kalau apa yang dia yakini adalah salah tapi sayang dia terlambat menyadarinya Saat dia baru saja berdiri dengan susah payah orang lain sudah berlari meninggalkannya seorang diri fakta ini membuatnya terdiam ditempat tidak berani mengambil langkah maju Seakan takut langkah yang akan dia ambil nantinya akan berakhir sama tapi didalam hatinya dia tau kalau dia tidak bisa terus berdiri diam seperti ini karna keadaan pasti akan mendorongnya dengan keras nantinya yang kemungkinan besar akan membuatnya cedera Hingga suatu malam yang sangat tenang tiba tiba dia mendapatkan sebuah mimpi aneh Mimpi yang mungkin akan mejadi alat bantunya untuk berjalan kedepan dengan aman Entah itu hal yang baik atau tidak aku tidak tau Hanya dia yang bisa menentukannya

More details
WpActionLinkContent Guidelines