Segores Tinta Untukmu

Segores Tinta Untukmu

  • WpView
    Leituras 82
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadConcluída sex, abr 5, 2019
WpInfo
Ficção
Romance
" Rasa! Kamu kenapa sih, selalu ninggalin aku?" Ucap perempuan di ujung sana. "Aku bukan lelaki di luar sana yang selalu pergi tanpa alasan, aku pergi ada alasannya, alasan ku pergi darimu adalah untuk memastikan apakah jika aku pergi kau mencemaskan ku? Sama halnya wanita, laki-laki juga butuh kepastian agar lebih sepenuh hati mencintai wanita tersebut". Ujar lelaki yang bernama Rasa , sukses membuat hati perempuan di sampingnya luluh oleh perkataannya seakan pria tersebut membuat secercah alasan untuk lebih lagi mencintainya. Lara, nama yang tak asing dan sangat dikenal oleh Rasa, mereka berdua bukanlah sepasang kekasih, tak lebih dari sahabat yang saling menguatkan satu sama lain. Saling mengutarakan rasa cinta,sayang dan suka terhadap satu sama lain, merupakan suatu hal yang biasa bagi mereka berdua, bagi mereka mengutarakan perasaan masing-masing bukan berarti tersimpan makna ingin mendapat respon lebih. Mereka berdua telah berkomitmen akan masalah ini, tak ada yang terbawa perasaan akan apa yang mereka perbuat, mungkin telah terpikir matang oleh mereka berdua, akan tetapi hati berkata lain, kedekatan itu malah membuat mereka terjebak dalam kekangan rasa yang membuat mereka tersiksa. Akan kah hati dapat mengalahkan logika?.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • AURORA
  • My Sweet Enemy
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • BULIR CINTA [END]
  • REKSA: The Last Bell
  • To Heal
  • Seratus Meter Dari Hatimu
AURORA

"Semua peristiwa yang kita alami selama ini ternyata akan berakhir menjadi kenangan? Lalu kenapa kau dulu menyinggahi hati ini jika pada akhirnya kau pergi. Datang untuk pergi, lebih pantas ku tunjukkan padamu". Ucap Rara "Mengapa dulu diri ini terlalu bodoh? Harusnya aku bisa membedakan mana tamu dan mana tuan rumah. Jika kau dulu datang sebagai tamu, maka akan kusuguhkan teh saja. Namun kau datang berlagak bahwa kau adalah tuan rumah, maka aku menyuguhimu hati. Jangan salahkan aku jika aku salah memberi perjamuan untukmu. Tanyakan pada dirimu! Salahkah cara kedatanganmu?" Rizki hanya bisa mematung menatap wanita kuat didepannya yang sudah ia sakiti. Ia terlalu bodoh memberikan semua pengharapan kepada Rara. Sekarang semuanya sudah terjadi. Nasi telah menjadi bubur, Rizki harus terima bahwa ia akan kehilangan wanita yang benar benar tulus mencintainya. Ikuti terus kisah perjuangan cinta Rara mencapai titik puncak.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo