You (J & M)

You (J & M)

  • WpView
    Leituras 11,459
  • WpVote
    Votos 1,887
  • WpPart
    Capítulos 42
WpMetadataReadConcluída dom, mar 22, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
[Kisah Nyata] Mungkin semua orang bisa mempertahankan hubungannya semampu mungkin. Tapi, tidak ada satu orang pun yang bisa mempertahankan takdir. Takdir yang berkata bahwa kau tidak bisa menjadi milikku, takdir yang memisahkan kita; aku dan kau. Aku percaya, dibalik semua ini ada kisah yang sangat indah. Takdir tidak mengizinkan kita untuk terus bersama. Dan akhirnya kita berpisah dunia. Ingat, bukan aku yang menginginkannya, bukan juga kau. Ditinggalkan dan harus merelakan bukan karna tidak ada usaha, disitu kita berhadapan dengan takdir. Terima kasih, Terima kasih telah mengajarkanku arti kesabaran yang sebenarnya. Terima kasih telah mengajarkanku kuat menghadapi kenyataan yang sangat pahit. Semoga kau selalu bahagia disana. -Mr.MJPS 13Feb2k19 AKAN DI REVISI SETELAH CERITA SELESAI.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Memorable
  • Perfect Queen
  • ASRAR|
  • GHATAN
  • LDR
  • Dokumentasi Takdir [SELESAI]
  • Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]
  • Kita Sembuh Bareng?
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo