Membunuh Luka

Membunuh Luka

  • WpView
    Reads 239
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 17, 2019
Terkadang, hidup yang kita lalui ini begitu berat. Ada banyak hal yang membuat kita menangis, bersedih, terluka, kecewa, patah, dan putus asa. Bahkan ada yang berpikiran untuk mengakhiri hidupnya. Di Membunuh Luka ini, akan banyak pemahaman yang kita ambil sebagai pelajaran. Perihal mengobati luka, nestapa, kecewa dan rasa sedih. Karena depresi bukan untuk diratapi, tapi diobati dan disemangati. Salam Santun Angga Almisky
All Rights Reserved
#744
puisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memories of us - based on true story
  • Breathe
  • 𝐶𝑎𝑛'𝑡 𝐵𝑒 𝐴𝑙𝑜𝑛𝑒 ||𝑺𝑬𝑳𝑬𝑺𝑨𝑰||
  • My Poems!
  • Sunyi Hati Hampa Semesta
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Rintik Hujan
  • Let me choose [TERBIT]

Mereka pernah berjalan di jalan yang sama-tertawa, saling menggenggam, dan berjanji tak akan saling melepaskan. Namun waktu punya caranya sendiri untuk memisahkan yang saling mencintai. Kini, yang tersisa hanyalah kenangan: potongan senyum, kata-kata yang tak sempat diucapkan, dan perasaan yang tak pernah benar-benar hilang. "Memories of Us" adalah kisah tentang dua hati yang pernah saling menjadi rumah, lalu belajar bahwa tidak semua cinta ditakdirkan untuk bertahan-beberapa hanya ditakdirkan untuk dikenang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines