We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
sherin's list to die

sherin's list to die

  • WpView
    Reads 1,107
  • WpVote
    Votes 207
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 7, 2019
WpInfo
Fanfic
Julian punya cara sendiri untuk menjalani hidupnya -yaitu tidak bergaul dan berusaha untuk tidak terlihat menonjol- menurutnya, itu bisa membuat dirinya hidup sedikit lebih lama daripada menjadi siswa populer yang banyak penggemar juga beberapa pendendam. Tapi Sherin punya pandangan sendiri soal bagaimana dia menjalani hidupnya. Melakukan apa yang dia mau dan -secara tak sengaja- menganggu kehidupan tenang Julian. "Hai! Aku pernah liat kamu di pertandingan. Kamu atlet basket kan?" "Kenalin, aku Sherin." "Bukan." Percakapan pertama mereka. Sebuah awal dari kehidupan penuh menegangkan yang akan Julian alami, dan sebuah awal tentang rahasia dibalik tawa dan senyum gadis aneh itu, Sherin. cover by dey.
All Rights Reserved
#18
leejuyeon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Complete (END)
  • harmonic paths
  • Falling for You (SungWon)
  • Behind The Scene Of Wanna One
  • Sweet Lie
  • Sincerity Boy (Deepwink)✔️
  • Cigarattes & Candy [Soobjun]
  • Now or Never; Youngbin [COMPLETED]
  • Bad Girl [ON-HOLD]

"Ya, kau tidak punya mata? Lihat, buku ku jadi kotor!" Sosok yang sedang membersihkan seragamnya tersentak kaget mendengar pekikan tersebut. Matanya berkedip tidak percaya. Heol, jelas-jelas dia yang korban disini. Mengapa jadi dia yang di salahkan? Memberanikan diri, dengan perlahan dia menatap gadis bertopi di hadapannya itu. Seketika gadis berseragam sekolah itu menelan salivanya susah payah mendapati tatapan tajam di balik kacamata hitam tersebut, seakan siap menerkamnya saat ini juga. "J-jongsahamnida. Nde, aku yang salah," Yeri membungkuk dalam. Hanya cara ini yang terpikirkan olehnya. Yap. Gadis itu adalah Yeri baru saja pulang sekolah. Dia memutuskan untuk membeli minuman susu di tempat favoritnya sebelum pulang ke rumah. Tapi malah berakhir seperti ini. Joohyun menggeram kesal sambil melepas kacamatanya, mencoba menahan amarahnya yang siap meledak. "Aish, bisa-bisanya kau membuat ku kesal seperti ini," Hari pertamanya di kota kelahirannya saja sudah di sambut dengan hal seperti ini. Bagaimana kedepannya nanti?

More details
WpActionLinkContent Guidelines