NYAMAN
  • WpView
    Reads 202
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 2, 2019
Entah bagaimana awalnya aku dapat merasakan kenyamanan yang bahkan aku belum pernah bertemu dengannya. Dia seorang lelaki yang humoris. Selalu mempunyai topik yang menarik. Tanpa sadar aku tertawa sendiri saat membaca chat darinya. Bagaimana perasaanmu jika kamu merasa nyaman pada seseorang. Yang bukan siapa - siapa mu? Takut kehilangan? Takut dia pergi? Tentu saja. Namun apakah kamu punya hak untuk itu? ***** Aku pernah nyaman dengan seseorang, benar - benar nyaman hingga aku merasa takut kehilangannya. Dan apa yang aku takutkan pada saat itu, sekarang benar - benar terjadi. Sedih? Iya. Kecewa? Tentu. Kenapa(?) Dia kan bukan siapa - siapa mu? Itu karena aku telah berharap lebih padanya. Dan itu semua salahku sendiri. Aku sadar. Dan untuk kamu yang telah pergi, terima kasih telah menemaniku walau hanya sementara. Terima kasih karena telah mengukir cerita, dan melukis tawa dalam hidup ku. Sehingga aku dapat merangkai kisahku dalam cerita ini. *****
All Rights Reserved
#497
nyaman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sebuah Rasa
  • Verronica (COMPLETED)
  • I Want You To Heal This Rift💔 (BELUM REVISI)
  • Mencintai Dalam Diam
  • Laksana [END]
  • MAHENDRA
  • Just Friend
  • Do You Miss Me ?
  • -Silent Love- TS(2) SUDAH TERBIT

Selamat Membacaa🌾 "Reyyy,"panggil Dimas Aku menoleh, "hmm, kenapa?" "Gak tau kenapa, gue rasa lo tuh unik" "hah unik gimana maksud lo?" tanyaku butuh penjelasan "Gue juga gak tau, tapi menurut gue lo unik" ucap dimas dengan wajah yang gak bisa di tebak. Gak boleh ke pedean hanaa, takutnya dia cuma prank lo. Setelah beberapa saat ku perhatikan lagi ,benar wajahnya serius ini beneran bukan prank. Gue harus gimana? seneng atau sedih? hati gue gelisah "Dim andai lo tau, selama kita temenan gue mulai nyaman, rasa nyaman ini yang tumbuh dengan sendirinya karena lo sering interaksi sama gue, gue berharap lo jauhin gue, tapi sisi lain gue takut kehilangan orang baik kaya lo. Perasaan yang gue rasain, cukup gue sama Allah aja dim yang tau dan harus gue sembunyiin sebaik mungkin. Lagi-lagi gue takut lo jauh dari gue. Walaupun cepat atau lambat lo akan jauh dengan cara lo sendiri" Ya beginilah resiko punya rasa sama sahabat sendiri, suatu saat akan sakit dengan keadaan yang sebenernya gak rela liat dia sama yang lain. Tapi gimana, cuma bisa berdoa aja biar dia dapet yang baik. dan bilang sama Allah, kalo bisa dia sama aku aja hahaha maksa yaa. Kadang pengin bersikap bodo amat, tapi kepo. Kepo malah nyesek. Ahh serba salah. #Friendzone #Keluarga #Fiksiremaja #humor

More details
WpActionLinkContent Guidelines