Ini bukan kisah kegantengan abangku, tapi kisahku akibat kegantengan abangku.
Ini tentang aku, Azizi or biasa dipanggil Zee. Si bungsu beradik tiga dan saudara-saudariku.
Ini adalah bagaimana dia, tanpa ada unsur kesengajaan memiliki pengaruh besar selama kurun waktu masa sekolahku yang indah penuh warna-warna menarik, seperti lagunya Isyana Sarasvati.
Hitam putih kelabu
Merah muda dan biru
Dan ini bukan hanya sekedar fiktif belaka tanpa adanya unsur kesengajaan bila terdapat nama serta cerita yang sama. Karena ini berasal dari sebagian kisah hidupku yang akan kukisahkan kembali. Kemudian tinggal bagaimana aku menyelesaikan ini dengan baik, dan bagaimana kamu menunggu kisah ini diselesaikan dengan baik.
Maka aku akan ikhtiar,
Dan kamu akan bersabar,
Mari kita bekerjasama.
Punya abang? Sama denganku, aku juga punya, mereka ada tiga. Banyak yang menyukai abang, ada yang terang-terangan, ada yang secara diam-diam. Tapi biasanya ada satu kesamaan pada mereka, yaitu sama-sama memperlakukan aku dengan baik. Dan yang lebih ekstrem, ada yang malah mendekatiku, berteman denganku, memasukkanku ke dalam lingkungan pertemanannya.
Apa aku harus bangga dengan itu?
Berbahagia atas kepopuleran yang tiba-tiba kudapatkan di sekolah?
Ah, tidak sampai begitu. Aku menyeimbangkan perasaan, ada senang karena aku tidak perlu bersusah payah memulai pertemanan, ada sedih karena aku kesulitan untuk mempercayai adanya ketulusan, ada kenyamanan ketika aku mampu memenangkan diri untuk selalu bersyukur dan berpikir positif atas apa yang menjadi takdirku.
Hai...
All Rights Reserved