Sweet Dream [MafumafuxReader]

Sweet Dream [MafumafuxReader]

  • WpView
    Reads 477
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 27, 2019
Aku tidak ingin... mengakhiri mimpi indah ini. Mimpi indah yang berisi segala hal tentangmu dan juga tentang perasaanku padamu yang tak akan pernah tersampaikan. *•°•~•°•*•°•~•°* [Name] adalah seorang gadis manis yang senang bermimpi. Tidak pernah sekalipun ia mendapat mimpi buruk. Mungkin bagi sebagian orang, hal itu terdengar sangat menarik dan menyenangkan. Namun tidak untuk [Name]. Entah itu sebuah kutukan atau anugrah yang ia dapatkan, sebagai ganti dari mimpi indahnya itu ... Jika ia menceritakan mimpi indahnya, semua kenyataan yang ia alami akan berbanding terbalik dengan mimpinya yang ia ceritakan pada orang lain tersebut. [Name] terus menyembunyikan semuanya, termasuk perasaannya pada orang lain. Sampai seorang pria yang tiba-tiba masuk ke dalam hidup [Name] dan juga dalam hatinya. Akankah kutukannya akan hilang dan membuat [Name] bisa mendapat akhir yang bahagia? Atau ... Takdir buruklah yang akan menghantui [Name] sepanjang hidupnya? *•°•~•°•*•°•~•°•* Story© YuukiMiyazono Utaite© Belong to their parents :"D
All Rights Reserved
#74
amatsuki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F.R.I.E.N.D.S ; The reason of parting (END)
  • DREAM |  EVE UTAITE X OC FANFICTION   ✔
  • The Wishpering Wisteria || Gojo Satoru
  • 𝐹𝑒𝓁𝒾𝒸𝒾𝓉𝓎; G.Satoru
  • Pasti! Aku Akan Kabur | Gofushi |
  • REPEAT || 呪術廻戦 - Jujutsu Kaisen FanFiction
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • Anticlockwise || Fanfiction
  • mata atta ne, my dearest [Ryoji x Minako/Hamuko/MShe] [Persona 3 Fanfiction]
  • 愛してるって言って 「 Mafumafu 」

"Aku sangat mencintainya. Setiap malam aku selalu memikirkannya. Tapi apa dayaku? Di matanya aku hanyalah sahabat yang mungkin sudah dianggap seperti saudara sendiri. Kerap kali aku cemburu ketika dia bersama dengan wanita lain. Namun dia selalu tidak menganggap kegusaran hatiku. Membiarkan aku tenggelam dalam kepedihan, sendirian." "Dia cantik, sejak awal aku memandangnya telah ada rasa yang tak biasa. Matanya selalu mengundang getaran yang mendesirkan darah, mendebarkan jantung, hingga jari-jari bergetar hebat. Tapi rasa hanya sekadar rasa. Aku tak mampu untuk mengungkapkannya. Kedekatan kami tidak seromantis itu. Ada tembok besar berkedok persahabatan yang menghalangi hatiku untuk berbisik ke telinganya. Mungkin hingga kini dia pun hanya menganggapku tak lebih dari sekadar sahabatnya." "Biarlah aku diam, meski sebenarnya sangat ingin mengutarakan. Acapkali, menjadi pembohong itu perlu. Karena memang tidak semua kejujuran itu baik adanya. Mungkin selamanya hanya aku yang tahu tentang perasaan ini. Sudah tekadku. Demi kamu, demi dia. Demi kita."

More details
WpActionLinkContent Guidelines