Ginta Untuk Bintang

Ginta Untuk Bintang

  • WpView
    LETTURE 130
  • WpVote
    Voti 47
  • WpPart
    Parti 9
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, set 1, 2019
Katamu, kita hanya sebatas sahabat. Namun apa yang kita perhatikan lebih dari kata itu. Kita terlahir dan tumbuh pada garis takdir yang satu arah, dasar saja angin harus membawa kita terbang tak terarah. Kita saling menyayangi namun kita menolak bahwa kita memang telah cinta, kita saling melindungi namun sesekali saling melukai. Kita sebenarnya tak terarah, yang kita lalui terlalu indah untuk dijelaskan namun terlalu rumit untuk dijelaskan. Jadi apakah kita sekarang? Sebatas sahabat yang terlalu berat jika kehilangan? Rasanya kita terlalu egois jika menginginkan dua hal secara bersamaan. Bagamana kalau mulai nanti kita fokus pada kita saja. Ginta Untuk Bintang. 13 april 2019 -
Tutti i diritti riservati
#18
friendshif
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  •  HAZELA
  • Kalaya [END]
  • Sebuah Rasa
  • [3] ALONE [END] ✓
  • DEPRESSION
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • MY BABY BOYFIE [END]
  • Auristela

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti