HOPE (revisi)

HOPE (revisi)

  • WpView
    LECTURAS 6,791
  • WpVote
    Votos 358
  • WpPart
    Partes 46
WpMetadataReadConcluida sáb, abr 11, 2020
Ini cerita pertama yang aku tulis waktu masih smp, jadi ya gitu masih acak-acakan bgt. Maaf ya. Cerita masih di revisi Ketika takdir mulai bertindak tak akan ada satupun manusia dibumi yang mampu menghentikannya.. Seperti saat meniupkan benih-benih cinta. Ia tak perlu izin dari sang pemilik hati,karena wewenang yang dimilikinya lebih besar dibandingkan kita sendiri.. Pertemuan,perpisahan,kebahagiaan,dan kesedihan..itu semua sudah skenario dari Tuhan. Kita hidup hanya mengikuti alurnya saja,seperti tokoh film yang mengikuti alur sutradara... Tapi sebagai manusia tentu saja kita wajib memiliki mimpi,entah bagaimana,dari mana,untuk siapa,dan kemana arahnya...tapi yang jelas mimpi adalah pondasi untuk mencapai sebuah tujuan.. ******** "Aku nggak nyangka mimpi aku jadi kenyataan.. Berarti dari dulu mimpiku untuk hidup sama kamu itu nggak salah bukan? Karena bagaimanapun juga mimpi adalah pondasi untuk mencapai tujuan, dan aku yakin jika ada awal pasti akan ada akhir,jadi jika ada awal aku mengagumimu tentu saja tak menutup kemungkinan ada akhir aku bersamamu bukan?" ~Clarissa "Mimpi kamu itu benar,tapi kamunya yang salah, Salah jika hanya bermimpi,mimpi memang pondasi untuk mencapai tujuan,tapi jangan lupa! untuk mencapai tujuan juga perlu perjuangan,seperti saat membangun sebuah gedung,jika hanya membuat pondasi tanpa mulai membangun??kapan jadinya??" ~Bara
Todos los derechos reservados
#386
waiting
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • TWIN FLAME { ON Going! }
  • Garis Takdir Bad Girl
  • My Teacher My Husband
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Belenggu Bayang Niskala
  • [END] Blind Rainbow
  • AFTER 13 YEARS [Completed]
  • 5 Kisah [ END ]
  • This Is My Dream

Apakah takdir yang membawa kita sejauh ini? Ataukah kita sendiri yang menyeret takdir itu sejauh ini? Aku dan kamu tak pernah berniat saling mencintai. Namun, dua jiwa kita-api kembar-terikat dan tertarik seperti magnet yang tak bisa ditolak. Praditya menatapku, penuh rindu dan luka. "Apa hakmu atas perasaanku, Aruna?" Dan aku, hanya bisa menangis, memaksanya mencari kebahagiaan yang tak sanggup kutawarkan. Ini kisah dua jiwa yang terhubung oleh rasa, tapi diuji oleh waktu dan pilihan. Masih on-going. Terima kasih sudah mendukung karya pemula ini. Dilarang plagiat ya! masih on going ya .....!!!!! harap bersabar dan jangan lupa dukunganya Kaka :) maaf masih pemula DILARANG COPAS ATAU PLAGIAT INI MURNI mimpi :))))DARI OTAK SENDIRI:)!!! CAPEK MIKIRNYA 😭 maaf jika ada kesamaan nama tokoh / latar tempat yukkkkkk mulai!!!!! #cintaabadi

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido