Semburat Jingga

Semburat Jingga

  • WpView
    LECTURAS 2,873
  • WpVote
    Votos 1,578
  • WpPart
    Partes 17
WpMetadataReadConcluida vie, jul 17, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Bagi Jingga, Mega adalah kanfas putihnya. Tempat ternyamanya melukiskan senyum juga berbagi kehangatan melalui semburat fajar maupun senja. Namun, tidak dengan Mega yang menganggap Jingga hanyalah teman yang setia bersamanya menyusuri lorong panjang sebuah penantian penuh kerinduan. Dan membangkitkanya ketika kenyataan tidak seperti apa yang diharapkan. Lantas bagaimana hubungan Jingga dan Mega kedepannya? - cover by: Agustwos DILARANG PLAGIAT!
Todos los derechos reservados
#150
jingga
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Senja dan Jingga
  • GITA OLIVIA [END]✅
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • SENJA JINGGA
  • DEVIAN [END]
  • SENJA KU SENJA MU
  • Hello, Mello! [Sudah Terbit]
  • FASE
  • Rannia√
  • Dia Senjaku

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido