Bundahara is mine

Bundahara is mine

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 11, 2019
Mungkin tidak semua bendahara di kelasmu yang cerewetnya melebihi cakrawala. tidak semua pula bendahara di kelasmu yang berhati baik membiarkan uang khas terus menunggak. Di sini. Di cerita ini, cerita tentang masa SMAmu di mulai. Sahabat, cinta, dan uang khas💣. Rara Queen Valeria. Bendahara kelas. wanita yang menjadi peran utama dalam cerita ini. perempuan dengan mata tajamnya yang membuat hampir semua pria terpikat oleh tatapan itu. Tanggung jawabnya merupakan komitmennya. tapi bagaimana jika komitmen itu terus dikacaukan oleh seorang pria yang terus menunggak uang khas? bagaimana dengan pria yang ketampanannya seolah diidolakan semesta memiliki hobi mengusik kehidupan rara?. Pria yang terus menyebut rara sebagai bundahara? Ahh.. itu bukan sekedar sebutan. namun memiliki arti tersirat. entah itu apa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hate Me Past, Not Now
  • Mak Comblang Kena Batunya
  • REALIZE [END]
  • HEART OF FIRE [End]
  • Love in Trap (Tamat)
  • Bucin Ala Al [END]
  • ANTAGONIST : I Want To Be....
  • Transmigrasi Elera or Elena
  • Bendahara Kelas [Completed]
  • Lack Of Attention [END]

Kegilaan ini terjadi begitu saja, saat keluarganya memaksa Lara pulang untuk mengeklaim warisan yang di tinggalkan oleh orang tuanya karena meninggal akibat kecelakaan. Itu semua di luar prediksi, teman Lara pun kaget Karena wanita itu malah berpesta liar di bar bahkan sebelum seminggu kematian orang tuanya. "Lo bener-bener gila!" Lara, "I'am." "Lo kesini cuman ngambil warisan, dan lo gak keliatan berduka. Gak usah jauh-jauh berduka, lo bahkan gak repot ngedrama sedih di pemakaman. Lo--ah! Ini bikin branding lo jelek dimata semua orang," "Gue bukan owner skincare!" "Out of the topic, bitch!" "I don't fucking care, pusing amat mikir reputasi. Gimanapun gue, gak ngaruh juga, they still hate me. Jadi percuma pencitraan, yang ada rugi tenaga gue!" "Durhaka banget jadi anak, gitu juga orang tua lo!" Lara tidak peduli, kembali meminum sloki di tangannya, "Anak mereka 'Dia' doang, sejak kapan gue jadi anak. Jadi, stop gue gak mau bahas apapun lagi, it's time to party!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines