MASA SEKOLAH (Jati Diri)

MASA SEKOLAH (Jati Diri)

  • WpView
    Reads 341
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 29, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Menceritakan teka-teki anak teladan sekolah yang tiba-tiba harus keluar dari sekolah impiannya. Aessa PutraWardana, yang bersikap gigih, adil, jujur dan tidak pernah sekalipun membuat masalah disekolah tib-tiba harus menghadapi masalah yang cukup besar dan bahkan tidak bisa membela diri. Belum cukup hanya sekedar itu, Putra juga harus terbiasa dengan sekolah barunya yang tentunya tidak mudah pula ia hadapi.
All Rights Reserved
#74
yooksungjae
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perfect Score Hidden Truths [ORIFIC]
  • Changes
  • Sky High School {Sudah Terbit || PO}
  • The Target
  • TEATER KELOMPOK 2
  • Qalbu {Terbit}
  • Electric Kiss [아파도 돼]
  • Destiny of Asgardian✓
  • Brilliant: School Accident

Mature content || 21+ || Grey morality Lee Hyunwoo dan Jung Mirae adalah murid teladan yang menjadi panutan seluruh sekolah. Mereka dikenal sebagai rival sehat yang saling mendukung, selalu bersaing dengan sportif, dan punya kehidupan sempurna yang membuat iri siapa pun. Hyunwoo, putra tunggal dari keluarga mapan yang ramah dan sopan, dipercaya akan jadi lulusan terbaik. Mirae, siswi ceria dengan semangat pantang menyerah, jadi inspirasi banyak orang karena semangatnya meski berasal dari keluarga sederhana. Di balik senyum mereka, hanya ada mimpi, kerja keras, dan ketulusan. Akan tetapi ... itu hanya versi yang ingin semua orang percaya. Sampai ketika tragedi kematian seorang guru menjadi titik balik hidup mereka berdua. Jung Mirae tak butuh simpati. Ia butuh kontrol. Terutama atas murid laki-laki teladan yang menyimpan sisi gelap di balik senyum ramahnya, Hyunwoo. Namun, saat permainan psikologis itu menyingkap luka masa lalu yang tak pernah benar-benar sembuh, keduanya dipaksa bertanya, "Apa yang tersisa dari diri kita ... untuk bertahan hidup?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines