Fake Nerd

Fake Nerd

  • WpView
    Reads 251,212
  • WpVote
    Votes 9,113
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Fri, May 13, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Apa yang lo sembunyikan perlahan lahan akan terbongkar seiring waktu yang terus berjalan !!! " ujar Raka menantang Keyla. Keyla menatap Raka dengan pandangan tak suka ditambah lagi emosi yang sudah ia tahan dan akhirnya tumpah juga "Gue ngak peduli,mau lo peduli sama gue atau tidak !!!!. INGAT ITU!!!!" Maaf ya kalau ada typo yang bertebaran. Selamat membaca😊😊😊😊😊
All Rights Reserved
#124
mine
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANARAN
  • Forced Smile
  • Why Should I (COMPLETE) ✓
  • TAKDIR
  • Romansa Senja
  • SADEWA ✔️
  • AYKA
  • Husband In Second Life ✓
  • Nerd Faltsua
  • Keyla | ✔
ANARAN

Hari ini Ara sedang berada di perpustakaan bersama Nanta disampingnya yang terus saja kesal dengan tingkah laku Ara, Mengapa ia bisa menemui perempuan dengan spesies seperti Ara ini? " Nanta? Baca buku apa? " " Ara juga mau baca dong, Boleh? " " Judulnya itu apa bukunya? " " Emang Nanta gak cape liat rumus kaya gitu? " " Ara aja cape ngeliatnya " " Kok Ara dicuekin sih sama Nanta, Nanta ngomong dong. " Begitulah celotehan Ara yang membuat Nanta naik pitam, Ia sudah jengah dengan ocehan tidak jelas dari mulut Ara. " LO! LO BISA GAK SIH, GAK USAH GANGGU GUE SEHARI, LO TUH SAMA AJA KAYA CEWEK MURAHAN DI LUAR SANA YANG NGEJAR NGEJAR COWOK YANG JELAS GAK SUKA SAMA LO!! SEKARANG LO PERGI DARI SINI!!! DASAR BITCH " Bentak Nanta membuat petugas dan murid di perpustakaan menatap ke arah Ara dan Nanta. " Nanta? Setiap kata kata yang keluar dari mulut Nanta sebenarnya bikin hati Ara sakit, Tapi... Sekarang ucapan Nanta bener bener bikin hati Ara lebih sakit dari sebelumnya, Maaf kalau Ara ganggu Nanta. Sekarang Ara kecewa sama Nanta yang udah permaluin Ara disini. " Setelah mengucapkan itu Ara pergi dari perpustakaan dengan air mata yang menetes dan jalan yang masih sedikit pincang. © Adilla Basyarah

More details
WpActionLinkContent Guidelines