Palung Rasa

Palung Rasa

  • WpView
    Membaca 273
  • WpVote
    Vote 49
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jun 22, 2019
Hidup tidak selamanya berjalan dengan mulus. Hidup itu bagaikan roda, terkadang diatas dan terkadang dibawah. Sebuah keluarga yang semula hidup dengan tenteram dan damai, kini semuanya telah hancur. Berbagai masalah yang tentunya datang ke kehidupan. Kisah ini tidak hanya terpaku pada soal percintaan. Disaat kebahagiaan datang justru itu adalah tanda akan ada masalah baru yang akan datang. Berbeda itu memang biasa, tetapi keyakinan lebih menyakitkan dari yang kita kira. Kita tidak bisa mengelak takdir, tetapi apakah tidak bisa jika aku terbebas sedikit saja dari semua masalah yang selalu menimpaku. Andaikan saja jika aku menjadi dia, dan dia menjadi aku. Aku tidak akan merasakan kesedihan mendalam seperti ini. ~Adipraya Sudinata
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#74
schoolife
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Semu [Completed]
  • Nayara [ TERBIT ]
  • I'm okay (END)
  • AZKIA [TAMAT]
  • CLOSER
  • Let Me Love You Longer
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • THE BADBOY [TAMAT: PART LENGKAP]
  • Become an Extra or Main Character [END]

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan