Story cover for Good Night   by lusiana2106
Good Night
  • WpView
    LECTURAS 13
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 13
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado feb 09, 2019
Aku bernama Bulan. Aku hanyalah seorang manusia biasa, tapi apa yang aku lakukan semoga tidak membuat hati mereka kesal. Di saat aku sedih aku hanya saja mendengarkan ucapan terimakasih, ku pun tersenyum.Ketika hanya murungkan hal yang tak sengguh untuk didengar. 
    Suatu saat ketika seseorang datang pada kehidupan ku, aku merasa senang. Aku tak merasa sedih ketika orang itu kemudian akan hilang. Kedatangan seseorang akan sementara untuk kita. 
     Seseorang itu bernama Sun. Suatu ketika malam tiba, entah mengapa aku merasa sedih tak tahu mengapa. 
Sun bertanya :"Kamu nggak apa apakan?, kamu     sedih karena aku?"
Aku : "Bukan kok."
Sun : "Lantas kenapa?"
Aku : "Entah kenapa:("
       Apa kira kira Bulan merasa sedih karena tidak ada yang memperhatikan dia, pikir Sun. Lalu Sun berpikir ke depan, Sun menge chat Bulan dengan kata-kata selamat malam(good night).
Sun : "Good night, Bulan:)"
Aku : "Hah???"
       Entah mengapa perlahan mulai perlahan aku pun tersenyum melihat itu. 
Aku : "Makasih Sun:v"
Sun : "Kamu dah nggak sedih lagi kan?"
Aku : "Udah nggak kok:)"

                              ----***----
                               TAMAT


AMANAT: Walaupun itu hanya hal sederhana, tetapi 
                 itu bisa membuat orang bahagia. 
                 Karena bahagia itu sederhana:)
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Good Night a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Tiga Belas Misi ✔️ de mooniemakeu
43 partes Concluida
"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023
My Sweet heart de Lukalagi
18 partes Concluida Contenido adulto
TAMAT! "Yee.. lo tuh yang gak bisa jauh sama gw, Apaan pas waktu gw kabur kerumah papa, lo nangis-nangis trus nungguin di depan pager gk mau pulang sebelum aku maafin, lu tuh yang kecintaan sama gw sampe segitunya mangkanya gw kasian sampe sekarang sih lo kecintaan banget sama gw" gw balik melotot sama dia "Dihh.. siapa juga yang kecintaan sama lo, gw kan gitu soalnya mama marah soalnya lo kabur ya gw akting dong nangis di depan rumah lo biar lo balik kerumah ini biar mama gk marah," Qilla langsung diem natap gw. Eh gw kan becanda habisnya dia buka aib gw nangis-nangis masa suaminya di bilang kecintaan padahal dia juga kecintaan sama gw. "Jadi lo waktu nangis demi mama?" Bentak dia "Oke! Lu gk perlu ngelakuin itu lagi gw cukup tau siapa lo, siapa sih yang mau sama lo? cowok brengsek yang cuma bisa mainin cewek doang, gw cukup sabar yaa.. tapi kalau lo emang ngelakuin ini semua demi mama, cukup di sini aja, gw kalau gk cinta sama lo udah gw bunuh lo waktu tidur susah di bangunin" dia udah nangis sesenggukan "Ciee yang cinta, udah dong gw becanda kali sayang lagian lo ngapain ngomong lo-gw trus buka-buka aib gw yang nangis itu, kan gw jadi inget gw pernah nyakitin lo" gw hapus air mata dia "Lah lo nyuruh gw gk pakai lo-gw tapi lo sendiri juga pakai itu, dihh. sorry gw gak cinta sama lo gw cuma. keceplosan aja" dia ngomong nyolot ke gw "Jadi lo gk cinta gw?" Gw natap dia serius "Eng.. enggak, gw cuma kasian sama lo" dia ngomong sambil gelagapan "Oke, udah cukup jelas di sini cuma gw yang cinta dan sayang setengah mati sama lo, tapi lo gk. Ya udah, gw paham kok gw brengsek gw nyakitin lo mungkin gk akan termaafkan. Tapi, makasih atas rasa kasian lo, gw jadi sadar. Makasih banget" gw pergi dari hadapan Qilla buat ke kamar mandi. Hayooo beginilah cerita suami istri yang kalau di baca amburadul tapi gemesin dan ya gitulah. Baca vote and comment yak. Oke No copy no plagiat gengs jangan jail sama karya orang oke?
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Tiga Belas Misi ✔️ cover
Mentari Tanpa Sinar cover
SELENOPHILE cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
Epilog Tanpa Prolog cover
Pelangi untuk Hujan(on going)  cover
Just a memory~ (Lilipan012) cover
RAIN [END] cover
My Sweet heart cover
[ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun cover

Tiga Belas Misi ✔️

43 partes Concluida

"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023