Story cover for Love with Enemy by SiNajNk
Love with Enemy
  • WpView
    MGA BUMASA 31
  • WpVote
    Mga Boto 8
  • WpPart
    Mga Parte 3
  • WpView
    MGA BUMASA 31
  • WpVote
    Mga Boto 8
  • WpPart
    Mga Parte 3
Ongoing, Unang na-publish Feb 09, 2019
Tabora Sakza, si cowo ternyebelin sedunia. Sudah dipastikan, begitulah tanggapan Tsabira Bowrier. Bagi Tsabira, tiada hari tanpa berdebat dengan si mulut ombre (anggap saja panggilan sayang dari Tsabira untuk Tabora;). Tidak beda jauh dengan Tabora, tiada waktu tanpa kehadiran si macan betina (panggilan kesayangan dari Tabora untuk Tsabira) di sisinya.

Tabora selalu ingin menang, sementara Tsabira tak ingin kalah.
Tabora selalu merasa paling benar, sementara dengan keras kepalanya Tsabira menentang jika itu salah.

Tapi siapa sangka, dengan saling berinteraksi setiap waktu, meski di setiap temu selalu merundingkan hal yang tidak perlu. Kedua insan berlawanan jenis itu memiliki tempat tersendiri dihatinya masing-masing  yang tercipta oleh waktu.

Pertanyaannya, apa definisi yang tepat untuk sebutan 'tempat tersendiri' itu bagi mereka?
All Rights Reserved
Sign up to add Love with Enemy to your library and receive updates
o
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Caramel cover
Dari Terbit cover
Zo Untuk Zia  cover
Za For Zo (ZAZO)_END TERSEDIA PDF cover
LANGIT JINGGA (TAMAT) cover
AZZKARA cover
Kenzie cover
KENZOYA cover
XXL cover
Hate To Be Love(S) cover

Caramel

67 parte Kumpleto

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?