We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
KLMN
  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 27, 2019
WpInfo
Fanfic
1Direction
Cewek kalem yang membuat hati para cowok terbius cinta, Karin. Parasnya yang cantik bak seorang putri yang keluar dari cerita dongeng. Tidak hanya itu, sifatnya yang kalem dan otaknya yang cerdas menambah nilai kesempurnaan dari seorang Karin. Lexa, anak cowok yang takdirnya jadi anak cewek. Namun,sifatnya nggak akan nutupi wajah cantiknya yang menawan. Terkenal satu sekolah karena galaknya ngelebihin singa si raja rimba. Hati-hati aja kalau kena masalah dengan cewek satu ini. Micko, terkenal dingin kayak kulkas dan wajah gantengnya ngalahin Zayn Malik. Gak cuma modal tampang, Micko termasuk cowok yang pinternya buat para cowok lain semakin iri. Sama tampannya dengan sang kakak, Nicko. Manusia tampan lain yang sukanya main basket dan bikin hati para kaum hawa meleleh. Sifatnya yang ramah sering buat para cewek kebaperan.
All Rights Reserved
#830
goodboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • Juara Kelas VS Perusuh Kelas ( Tamat✓)
  • Impossible
  • Boneka Ungkapan Sayang
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • Hate To Be Love(S)
  • ANNAYYARA (On going)
  • My Ice Boyfriend
  • Transmigrasi: Love Punch

PINDAH KE FIZZO DENGAN JUDUL YANG SAMA Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines